Kenang Percha Leanpuri, Herman Deru Beri Kejutan Umrah untuk Anggota Al Hayza

Herman Deru kenang Percha Leanpuri saat menghadiri tadabbur Al-Qur'an Al Hayza dan beri hadiah umrah.
Herman Deru kenang Percha Leanpuri saat menghadiri tadabbur Al-Qur'an Al Hayza dan beri hadiah umrah.

INFOKITO.ID, PALEMBANG – Ada momen istimewa dalam kegiatan keagamaan Majelis Taklim Al Hayza Leanpuri Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (31/10/2026). Selain memperdalam pemahaman Al-Qur’an dan mengikuti pembekalan ibadah umrah, para anggota majelis taklim juga mendapat kejutan berupa hadiah perjalanan ke Tanah Suci.
Kejutan tersebut diberikan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat menghadiri kegiatan Tadabbur Al-Qur’an dan Manasik Umrah di Aula Asrama Haji Palembang.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda keagamaan. Ada pula pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat pengetahuan agama, serta melanjutkan semangat yang telah dirintis almarhumah Percha Leanpuri, pendiri Majelis Taklim Al Hayza.
Herman Deru Kenang Sosok Percha Leanpuri
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, ustaz senior, dan anggota Majelis Taklim Al Hayza yang tetap konsisten menjalankan kegiatan keagamaan.
Ia secara khusus mengenang almarhumah Percha Leanpuri yang telah merintis dan mendirikan majelis taklim tersebut.
Menurut Herman Deru, keberadaan majelis taklim memiliki peran penting di tengah masyarakat. Selain menjadi tempat menimba ilmu agama, organisasi keagamaan seperti ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan silaturahmi antarsesama anggota.
“Keberadaan majelis taklim ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Semangat yang dibangun oleh pendirinya diharapkan tidak berhenti seiring berjalannya waktu. Sebaliknya, kegiatan keagamaan perlu terus dilanjutkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Tadabbur Al-Qur’an Bukan Sekadar Membaca
Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah tadabbur Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota majelis taklim untuk memperdalam pemahaman terhadap kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Tadabbur memiliki makna merenungkan dan memahami pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an. Dengan demikian, umat Islam tidak hanya membaca ayat-ayatnya, tetapi juga berupaya memahami nilai dan tuntunan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Herman Deru berharap para peserta memperoleh tambahan ilmu dan pengetahuan melalui kegiatan tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para ustaz senior dan pengurus yang telah meluangkan waktu untuk membimbing serta berbagi pemahaman keagamaan kepada anggota majelis taklim.
Manasik Umrah Jadi Bekal Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Selain tadabbur Al-Qur’an, kegiatan ini juga diisi dengan manasik umrah.
Pembekalan tersebut menjadi bagian penting bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah, terutama bagi peserta yang baru pertama kali memiliki kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Melalui manasik, calon jemaah dapat mempelajari tahapan pelaksanaan ibadah, mulai dari persiapan, tata cara mengenakan ihram, niat, tawaf, sai, hingga tahallul.
Herman Deru menilai kegiatan pembekalan seperti ini memiliki manfaat bagi seluruh peserta, termasuk mereka yang sebelumnya sudah pernah melaksanakan ibadah haji maupun umrah.
Menurutnya, setiap kesempatan belajar tetap memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman yang berharga.
Ada Kejutan Hadiah Perjalanan Umrah
Suasana kegiatan semakin istimewa ketika Herman Deru memberikan kejutan dengan mengundi hadiah perjalanan ibadah umrah bagi salah seorang anggota Majelis Taklim Al Hayza.
Hadiah tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anggota majelis taklim sekaligus diharapkan dapat meningkatkan motivasi untuk terus mengikuti kegiatan keagamaan.
Pemberian hadiah ini juga menjadi salah satu momen yang memberikan warna berbeda dalam pelaksanaan kegiatan di Aula Asrama Haji Palembang.
Di tengah rangkaian tadabbur dan manasik, kesempatan untuk memperoleh perjalanan ibadah ke Tanah Suci tentu menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi anggota majelis.
Melanjutkan Semangat dan Cita-Cita Percha Leanpuri
Kegiatan Majelis Taklim Al Hayza Leanpuri ini menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi keagamaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pengajian.
Lebih dari itu, majelis taklim dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, memperluas wawasan keislaman, serta menjaga tradisi pembelajaran agama di tengah masyarakat.
Harapan Herman Deru, semangat yang telah dirintis almarhumah Percha Leanpuri dapat terus dilanjutkan oleh para pengurus dan seluruh anggota.
Dengan kegiatan yang berkelanjutan, Majelis Taklim Al Hayza diharapkan tetap menjadi wadah yang memberikan manfaat, mempererat persaudaraan, dan mendorong masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Momentum tadabbur Al-Qur’an dan manasik umrah tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga warisan kebaikan tidak cukup hanya dengan mengenangnya, tetapi juga melalui kegiatan nyata yang terus memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.

Pos terkait