5 Wisata Malam Palembang yang Selalu Ramai, Ampera Jadi Ikon!

Wisata malam Palembang menawarkan pesona Ampera, BKB, Museum Ampera hingga CFN Kolonel Atmo.
Wisata malam Palembang menawarkan pesona Ampera, BKB, Museum Ampera hingga CFN Kolonel Atmo.

INFOKITO.ID, PALEMBANG – Ketika matahari mulai tenggelam dan lampu-lampu kota menyala, Palembang justru memperlihatkan wajah yang berbeda. Gemerlap cahaya Jembatan Ampera, suasana santai di tepian Sungai Musi, hingga keramaian masyarakat yang menikmati malam minggu di pusat kota menjadi pemandangan yang sulit dilewatkan.
Ibu kota Sumatera Selatan ini ternyata memiliki banyak pilihan wisata malam yang menarik. Tidak semuanya membutuhkan biaya besar. Ada tempat untuk berburu foto, menikmati kuliner khas, berjalan santai bersama keluarga, hingga menikmati keramaian Car Free Night yang menjadi salah satu daya tarik akhir pekan.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam Kota Palembang, berikut lima lokasi yang layak masuk daftar kunjungan.
1. Jembatan Ampera, Ikon Palembang yang Semakin Cantik Saat Malam
Belum lengkap rasanya berkunjung ke Palembang tanpa menyaksikan keindahan Jembatan Ampera pada malam hari.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Musi ini menjadi ikon paling dikenal dari Kota Palembang. Menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir, Ampera memiliki daya tarik tersendiri ketika lampu-lampu mulai menerangi struktur jembatan.
Pantulan cahaya di permukaan Sungai Musi menciptakan panorama yang menarik, terutama jika dilihat dari tepian sungai.
Salah satu lokasi favorit untuk menikmati pemandangan tersebut adalah kawasan Benteng Kuto Besak. Wisatawan juga dapat mengambil foto dari sekitar Pasar 16 Ilir atau menikmati pengalaman berbeda dengan menyusuri Sungai Musi menggunakan perahu wisata.
Selain berfoto, pengunjung bisa menikmati kuliner khas Palembang seperti pempek, tekwan, dan berbagai makanan tradisional lainnya.
2. Benteng Kuto Besak, Tempat Nongkrong Favorit di Tepian Sungai Musi
Tidak jauh dari Jembatan Ampera terdapat Benteng Kuto Besak (BKB), salah satu kawasan bersejarah sekaligus ruang publik yang menjadi tujuan favorit masyarakat.
Benteng yang pembangunannya dimulai sekitar 1780 dan diresmikan pada 1797 ini memiliki nilai sejarah penting bagi Kesultanan Palembang.
Kini, kawasan pelataran BKB menjadi salah satu titik berkumpul masyarakat, khususnya pada sore hingga malam hari dan akhir pekan.
Pengunjung dapat duduk santai menikmati angin Sungai Musi, berfoto dengan latar belakang Jembatan Ampera, atau mencari makanan dan minuman di sekitar kawasan.
Suasana semakin menarik ketika malam minggu tiba. Keluarga, anak muda, hingga wisatawan dari luar daerah datang untuk menikmati suasana pusat kota.
Bagi yang ingin mencari wisata malam dengan suasana santai dan pemandangan ikonik, kawasan BKB menjadi pilihan yang sulit dilewatkan.
3. Museum Ampera dan Kawasan Wisata Sejarah Palembang
Palembang tidak hanya menawarkan wisata malam berupa hiburan dan kuliner. Kota ini juga memiliki kekayaan sejarah yang menarik untuk dijelajahi.
Salah satu kawasan yang bisa dikunjungi wisatawan adalah area Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang berada tidak jauh dari Benteng Kuto Besak.
Kawasan tersebut menyimpan jejak perjalanan panjang sejarah Palembang, mulai dari masa Kesultanan Palembang hingga perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bangunan bersejarah dan kawasan sekitarnya juga menawarkan latar fotografi yang menarik ketika suasana kota mulai diterangi lampu malam.
Perlu diketahui, Monpera dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan dua objek berbeda. Keduanya dapat menjadi pilihan wisata sejarah ketika berkunjung ke pusat Kota Palembang.
Wisatawan yang ingin masuk ke museum sebaiknya datang pada jam operasional siang hari. Sementara malam hari lebih cocok untuk menikmati suasana kawasan dan mengambil foto dari area publik.
4. Car Free Night Jalan Kolonel Atmo, Malam Minggu Jadi Lebih Meriah
Bagi masyarakat yang menyukai keramaian, Car Free Night (CFN) di Jalan Kolonel Atmo menjadi salah satu pilihan wisata malam yang menarik.
Kegiatan ini menghadirkan suasana berbeda karena ruas jalan dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas masyarakat pada malam akhir pekan.
Pengunjung dapat berjalan kaki, menikmati aneka jajanan, berburu kuliner, melihat aktivitas pelaku UMKM, hingga menikmati hiburan yang tersedia.
Kawasan ini juga menjadi tempat berkumpulnya anak muda dan keluarga yang ingin menghabiskan waktu tanpa harus masuk ke pusat perbelanjaan atau kafe.
Laporan kegiatan pada 2026 menyebut CFN Kolonel Atmo berlangsung setiap Sabtu malam, dengan aktivitas yang mulai ramai menjelang malam.
Konsep wisata seperti ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana kota sekaligus membuka peluang usaha bagi pedagang dan pelaku UMKM lokal.
Namun, pengunjung tetap disarankan memeriksa informasi penyelenggaraan terbaru karena jadwal dan pengaturan lalu lintas dapat berubah.
5. Bundaran Jakabaring, Kawasan Olahraga yang Menarik untuk Menikmati Malam
Beranjak ke kawasan Seberang Ulu, Bundaran Jakabaring dan lingkungan Jakabaring Sport City (JSC) juga menjadi bagian dari wajah Kota Palembang.
Kawasan ini dikenal sebagai pusat fasilitas olahraga yang pernah menjadi lokasi berbagai ajang olahraga berskala nasional maupun internasional.
Pada malam hari, suasana kawasan perkotaan di sekitar Jakabaring dapat menjadi pilihan untuk menikmati perjalanan santai, melihat lanskap fasilitas olahraga, dan mengabadikan foto.
Tidak jauh dari kawasan tersebut terdapat berbagai fasilitas olahraga, ruang terbuka, dan area rekreasi yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Palembang di luar kawasan Ampera dan Sungai Musi, Jakabaring menawarkan suasana perkotaan yang berbeda.
Pengunjung tetap perlu memperhatikan area yang terbuka untuk umum serta jam akses fasilitas masing-masing.
Palembang Punya Banyak Pilihan Hiburan Setelah Matahari Terbenam
Lima lokasi tersebut memperlihatkan bahwa Palembang memiliki daya tarik wisata malam yang cukup beragam.
Jembatan Ampera menawarkan panorama ikonik, Benteng Kuto Besak menghadirkan suasana santai di tepi Sungai Musi, kawasan museum memberikan sentuhan sejarah, CFN Kolonel Atmo menjadi pusat keramaian akhir pekan, sedangkan Jakabaring menawarkan suasana kawasan olahraga dan ruang terbuka.
Menariknya, sebagian pengalaman wisata tersebut dapat dinikmati tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Wisata malam juga memberikan peluang ekonomi bagi pedagang kuliner, pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga usaha pariwisata.
Dengan penataan kawasan yang baik, kebersihan, keamanan, dan fasilitas publik yang memadai, Palembang berpeluang semakin dikenal sebagai kota tujuan wisata malam di Sumatera Selatan.
Jadi, jika berkunjung ke Palembang, jangan terburu-buru kembali ke penginapan ketika malam tiba. Kota Pempek ini masih menyimpan banyak cerita menarik yang bisa dinikmati di bawah gemerlap lampu malam.

Pos terkait