Angka Stunting di Muara Enim Turun 38 Persen

INFOKITO.ID,MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim memastikan angka stunting di tahun 2021 turun 38 Persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan angka stunting tersebut disampaikan dalam kegiatan rembuk stunting dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Muara Enim melalui webinar di Gedung Kesenian Puteri Dayang Rindu Muara Enim, Senin (7/6/2021).

Dalam kegiatan rembuk stunting tersebut, turut hadir Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU), Ketua PKK Muara Enim Hj Renny Devi A Nasrun Umar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Muara Enim H Rinaldo SSTP  MSi, Kepala Dinas PMD Muara Enim Drs Rusdi Khairullah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Slamet Oku Asmana dan para kepala OPD lainnya.

“Angka stunting 2021 terjadi di 26 desa di wilayah 8 kecamatan. Angka stunting tersebut yang paling tinggi terjadi di Kecamatan Sungai Rotan terdapat ada 13 desa,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Slamet Oku Asmana didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Elia, kepada awak media.

Jika dibandingkan prevalensi stunting pada tahun 2020 terjadi di 42 desa di wilayah 8 kecamatan. Artinya di tahun 2021 mengalami penurunan 38 persen. “Penurunan angka stunting tersebut, karena hal ini tidak terlepas dari kerjasama semua pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim,” urainya.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui kegiatan  kegiatan rembuk stunting dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Muara Enim 2021 bekerjasama dengan OPD terkait secara terkoordinir, terpadu dan terarah.

Dijelaskannya, intervensi spesifik dilakukan oleh sektor kesehatan seperti penyediaan vitamin, makanan tambahan dan lainnya. Sementara, intervensi sensitif dilakukan oleh sektor non kesehatan, seperti penyediaan sarana air bersih, ketahanan pangan, jaminan kesehatan, pengentasan kemiskinan dan kegiatan lainnya.

“Semua ini digerakkan oleh OPD terkait yang saling membantu dalam upaya penurunan angka stunting. Tentu hal ini tidak terlepas dari komitmen seluruh OPD yang terlibat untuk turun dan ikut dalam kegiatan penurunan angka stunting,” katanya.(dang)

Pos terkait