Tebar Da’i Satu Desa Satu Ustadz/Ustazah

Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM, Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto Sik Msi, Kajari Irvan Wibowo SH MH, Kasdim Mayor Jauhari, Kepala LP2M UIN Raden Fatah Palembang Prof dr Faisal Burlian SAg SH Mhum dan para ustad/ustadzah

INFOKITO.ID,MUARA ENIM—-Pemkab Muara Enim menggulirkan program Gerakan Kabupaten Muara Enim tebar Da,i satu desa satu ustadz/ustadzah. Serta pembekalan tugas bagi 22 Sarjana Bina Desa (SBD) untuk 22 kecamatan. Program ini untuk mendukung visi misi Muara Enim untuk rakyat yang agamis.

Acara tersebut dilaksanakan di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) rumah dinas bupati, Rabu (13/4/2022). Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM mengaku senang dan berbahagia dapat bertatap muka langsung bersama 256 orang para da’i ustadz/ustadzah dan 22 orang petugas Sarjana Bina Desa Kabupaten Muara Enim. “Atas nama pribadi maupun Pemkab Muara Enim, saya memberikan apresiasi dan sangat bangga kepada saudara-saudara sekalian atas niat baik dan tulusnya untuk mengabdi kepada masyarakat dengan membina dan menyebarluaskan pendidikan agama Islam di Kabupaten Muara Enim,” beber Nasrun Umar.

Masih kata, Nasrun Umar menuturkan khusus dalam gerakan Kabupaten Muara Enim Terbar Da’i ‘Satu Desa, Satu Da’i, ini merupakan kali pertama diadakan. Dengan maksud tak lain sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Islami kepada masyarakat kita, khususnya generasi muda hingga ke pelosok-pelosok desa melalui para da’i yang juga muda dari kaum milenial. Sehingga dapat menjadi inspirasi dan mudah-mudahan dapat lebih merangkul teman-teman sebayanya di masing-masing kecamatan.

Ide kata Nasrun Umar,  ini awalnya diilhami dari sebuah pengalaman, yaitu pada bulan puasa tahun lalu. Ketika saya berkeliling desa dalam program Safari Ramadan. Saya temukan beberapa anak muda yang tidak berpuasa menghisap rokok dipinggir jalan. “Dari sini saya terpikirkan, alangkah eloknya jika setiap desa ada minimal satu orang satu da’i dari kalangan muda yang hadir dan gencar memberikan pemahaman agama kepada teman-teman sebayanya,” ucap dia.

Suami dari Hj Reny Devi ini berharap keberadaan para da’i ustadz/ustadzah maupun para petugas sarjana bina desa yang nantinya bertugas selama 12 bulan di 22 kecamata, benar-benar menjadi penyejuk yang memancarkan cahaya Islam bagi Kabupaten Muara Enim. “Serta menyebarkan nilai-nilai persatuan umat . Semoga kedepan akan banyak muncul generasi handal yang menjadi pemimpin umat,” tutur Nasrun Umar.

Pj Bupati menerangkan bahwa telah menjadi komitmen dan prioritas program pembangunan kami untuk menjadikan Kabupaten Muara Enim yang religius. Hal tersebut tercermin dalam poin pertama visi pembangunan Kabupaten Muara Enim yang MERAKYAT, yaitu Muara Enim untuk Rakyat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera. Disadari di masa serba canggih dan modern, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan meneladani sifat Rasulullah Muhammad SAW bagi generasi muda demi menciptakan generasi penerus yang beriman, bertaqwa dan berakhlak karimah.

Generasi muda perlu dilandaskan dengan kecerdasan spiritual, rajin beribadah, amanah dan fathonah, kemudian dibangun dengan kecerdasan intelektual, berilmu dan berwawasan luas. Terakhir tak lupa dibekali dengan kecerdasan berbangsa dan bernegara, mencintai tanah air maupun menaati hukum yang berlaku di Indonesia. “Oleh sebab itu saya-pun berharap saudara sekalian terus juga nantinya turut berperan aktif dalam menyebarluaskan nilai-nilai Islam, yang damai dalam rangka menekan berkembangnya radikalisme,” terang Pj Bupati.

Pj Bupati HNU  mengingatkan masyarakat sehingga tidak terjebak dalam paham radikalisme dan kita bangun semangat toleransi yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia. “Selamat bertugas. Silakan membaur dan rangkul masyarakat, termasuk pembinaan kemakmuran masjid dan mushola. Jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang baik. Dengan unsur pemerintah setempat, baik kepala desa maupun camat,” pesan Nasrun Umar.

“Jadilah agen Islam yang menyebar kebaikan untuk semesta. Untuk mewujudkan cita-cita Muara Enim yang agamis. Dengan disertai kemandirian dan daya saing daerah serta masyarakat yang sehat dan sejahtera,” pungkas Pj Bupati.

Kabag Kesra Pemkab Muara Enim H Zulfikar S Ag menjelaskan program sarjana bina desa dan tebar dai satu desa satu ustadz/ustadzah ini merupakan kerjasama dengan UIN Raden Fatah Palembang. “Untuk SBD ada 22 orang yang bertugas di 22 kecamatan dan ustadz/ustadzah ada 256 orang tersebar diseluruh desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Muara Enim,” jelas Zulfikar sembari mengatakan untuk isentif SBD menerima gaji Rp2,5 juta perbulan, sedangkan ustadz/ustadzah Rp400 ribu perbulan.

Masih dalam acara itu, Ketua LP2M UIN Raden Fatah Palembang, Prof dr Faisal Burlian SH Mhum menerangkan bahwa program kerjasama sarjana bina desa dengan Pemkab Muara Enim sudah terjalin sejak 15 tahun yang lalu. “Kami UIN Raden Fatah mengucapkan terima kasih atas kerjasama ini. Semoga kedepan petugas SBD bisa bertambah untuk membantu Pemkab Muara Enim mewujudkan visi misi Muara Enim yang agamis di tengah-tengah masyarakat,” ujar Faisal Burlian.

Hadir juga dalam kesempatan itu, selain Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM, Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto Sik Msi, Kajari Irvan Wibowo SH MH, Kasdim Mayor Jauhari, Kepala LP2M UIN Raden Fatah Palembang Prof dr Faisal Burlian SAg SH  Mhum dan tamu undangan lainnya.(bar)

Pos terkait