INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim sangat support dengan kinerja Kejaksaan Negeri Muara Enim karena dinilai sudah sesuai on the track.
“Terlepas banyak tanggapan dari luar, Kami (PWI,red) menilai kinerja Kejari Muara Enim masih on the track dan harus didukung,” ujar Ketua PWI Muara Enim terpilih Al-Ahar SAg dalam audensi yang diterima langsung oleh Kajari Muara Enim Irfan Wibowo SH bersama staf di Aula Suprapto Kejari Muara Enim, Rabu (13/4/2022).
Menurut Al-Azhar bahwa kedatangannya bersama pengurus PWI lainnya adalah selain untuk bersilaturahmi, juga meminta support dan kerjasamanya dalam kepengurusan PWI yang baru didalam membangun Kabupaten Muara Enim. Semoga kerjasama kedepan akan semakin baik dan bersinergi.
Jaksa sebagai salah satu aparat penegak hukum (APH), lanjut Al-Azhar, tentu PWI mendukung penuh dalam hal penegakan dan pencegahan hukum di Kabupaten Muara Enim. Dan jika memang harus ada penegakan hukum, sebagai lembaga penegak hukum tidaklah salah dalam melakukan penegakan hukum sesuai dengan Tupoksinya.
“Kami melihat penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan masih dalam tahap yang wajar dan tidak berlebihan. Hukum ditegakkan saja masih ada yang berani melanggar hukum,” ujar Al Azhar.
Sementara itu, Kajari Muara Enim Irfan Wibowo, pihaknya sangat menyambut baik dengan audensi yang dilakukan oleh PWI Muara Enim. PWI sebagai organisasi profesi tertua di Indonesia tentu profesionalitas tidak diragukan lagi. Dan mudah-mudaha kerjasama dan sinergisitas ini terus berlangsung dan saling memberikan manfaat kedua belah pihak.
Masih dikatakan Irfan, bahwa pihaknya sebagai APH, tentu salah satu Tupoksinya selain pencegahan juga adalah penegakan hukum. Namun didalam penegakan hukum kita tidaklah serampangan tetapi sudah melalui berbagai pertimbangan. Dan dalam penegakan hukum ini juga bukan murni dari APH, tetapi banyak juga dari laporan masyarakat.
Kalau Pidum masih landai di Muara Enim, namun Pidsus cukup tinggi di Muara Enim. Tugas kita bersama untuk memperbaiki hal tersebut,” ajaknya.
Masih dikatakan Irfan, Kabupaten Muara Enim adalah Kabupaten yang kaya baik SDA maupun SDM. Bahkan untuk SDA merupakan Kabupaten terkaya kedua setelah Kabupaten Muba. Namun tidak linear dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya karena saat ini Kabupaten Muara Enim menduduki peringkat ke tujuh di Sumsel sebagai daerah termiskin. Ini ada yang salah seharusnya dengan kekayaan tersebut bisa linear dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya.
“Terimakasih atas spirit dari PWI atas kinerja Kejari Muara Enim. Hal ini menjadi Oase agi Kejari Muara Enim, untuk bekerja sesuai on the track. Fungsi kita adalah penindakan tetapi jangan berlebihan, fungsi pencegahan lebih dioptimalkan,” tutup Irfan Wibowo.(bar)





