INFOKITO.ID,MUARA ENIM – Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) bersama Plt Bupati Muara Enim Juarsah, meminta kepada Dinas PU PR dan PU Perkim Sumsel dan Kabupaten Muara Enim membangunkan lima rumah warga Desa Ujan Mas Baru yang roboh akibat banjir bandang.
Menurut Herman Deru, bahwa pihaknya telah melihat bekas dashyatnya air dari anak sungai Mampur yang merendam dan menerjang pemukiman warga sehingga menyebabkan lima orang yang roboh. Dan ternyata penyebabnya adalah gorong-gorong yang melintas jalan lintas Sumatera tidak sesuai denganĀ debit air yang akan dikeluarkan.
Ditambah gorong-gorongnya sudah banyak endapan tanah dan pasir serta sampah sehingga membuat saluran air mampet. Untuk itu, pihaknya akanĀ meminta Balai Besar Jalan Nasional untuk membuatkan box culvert pada tahun 2021 yang ukuran besar sehingga air lancar dan seberapa besar debit air tidak lagi menjadi masalah. Kemudian kepada PUPR dan Perkim Sumsel maupun Kabupaten bersama-sama membagunkan lima rumah warga yang roboh.
“Saya sudah melihat hampir seluruh perabotan dan makanan warga rusak dan basah. Bersyukur tidak menelan korban jiwa. Terimakasih tim Pemkab Muara Enim yang sigap, sehingga tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Kedepan, lanjut Herman Deru, pihaknya akan mendata korban yang terkena banjir terutama yang rumahnya roboh supaya bisa dibangunkan kembali sehingga bisa meringankan beban masyarakat.
“Ini bukan musibah, tetapi kesalahan manusia sendiri. Aliran anak sungai sebesar tapi gorong-gorongnya kecil. Sehingga tersumbat dan mengenangi pemukiman,” kata Herman Deru didampingi Plt Bupati Muara Enim Juarsah, disela-sela kunjungan melihat langsung kondisi pasca banjir bandang di Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (31/10/2020).
Bagi warga yang terkena dampak, pihaknya telah menyiapkan dapur umum sehingga masyarakat bisa fokus membersihkan rumah dan perbotannya. Kemudian pihaknya meminta kepada masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan anak Sungai Mampur dan jangan menebang pepohon terutama yang berada di pinggir sungai. “Saya berpesan, ibadah tetap dijaga dan ikhlas serta bersyukur masih selamat,” tuturnya.(dang)





