INFOKITO.ID,MUARA ENIM – Plt Bupati Muara Enim H Juarsah, mengingatkan kepada seluruh perusahaan tambang yang beroperasi di Bumi Serasan Sekundang agar memperhatikan aturan-aturan pertambangan termasuk kelestarian lingkungan.
Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang tak ingin menemukan kondisi lingkungan rusak akibat kegiatan pertambangan tak bertanggung jawab. Untuk itu dirinya meminta kepada seluruh para pelaku usaha pertambangan di dalam wilayah Kabupaten Muara Enim agar dapat lebih mematuhi dan memperhatikan aturan-aturan pertambangan termasuk kelestarian lingkungan.
“Bagi kami prinsip-prinsip pelestarian lingkungan bukan hanya sekedar amanat undang-undang akan tetapi juga merupakan harapan dan kebutuhan mendasar bagi terselenggaranya kehidupan yang baik,”kata Juarsah disela Seminar dan Ramah Tamah antar seluruh perusahaan pertambangan dalam wilayah Kabupaten Muara Enim yang diselenggarakan oleh PT Panca Sriwijaya Energi di Ball Room Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin (28/9/2020).
Adapun tema yang diusung yakni “Sinergi Dalam Menciptakan Lingkungan Pertambangan Yang Baik di Kabupaten Muara Enim”. Didepan seluruh Pimpinan Perusahaan Pertambangan dalam Wilayah Kabupaten Muara Enim, Plt Bupati yang didampingi Pimpinan Perusahaan Daerah (Perusda) Sarana Pembangunan Muara Enim (PD-SPME), Novriansyah Regan mengajak para pelaku usaha khususnya perusahaan pertambangan untuk mematuhi dan memperhatikan aturan-aturan pertambangan termasuk kelestarian lingkungan yang sudah sangat lengkap.
Menurutnya, sebagaimana dipahami bersama bahwa pembangunan kerap dipertentangkan dengan isu lingkungan, seolah-olah kemajuan dianggap tidak akan bisa dicapai tanpa mengorbankan lingkungan.
“Alhamdulillah, saat ini melalui pemikiran yang panjang telah lahir gagasan tentang model baru pembangunan yaitu pembangunan yang mengusung prinsip pelestarian lingkungan dengan misi memberantas kemiskinan,”paparnya.
Gagasan ini lanjutnya dikenal dengan Ekonomi Ekologi yaitu bagaimana membangun dengan tanpa merusak lingkungan. Namun Ekonomi Ekologi tidak akan berjalan dengan baik jika tidak dilaksanakan secara bersama-sama. “Untuk itu, diperlukan dukungan oleh semua pihak terutama pada para pemangku kepentingan atau usaha tambang untuk bersinergi dan berkomitmen mengelola kegiatan tambang dengan tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan,”terang Plt Bupati.(dang)





