Siaga Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

INFOKITO.ID,MUARA ENM–Pemkab Muara Enim bersama Polres Muara Enim, Kodim 0404 Muara Enim menggelar  simulasi kegiatan pelatihan bersama peningkatan kemampuan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam rangka pencegahan dan penanganan  bencana Karhutla yang terjadi di Wilayah Kabupaten Muara Enim. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Merdeka, Muara Enim  Rabu (22/7/2020).

Acara tersebut dihadiri langsung Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM dan Kapten Ansori  perwakilan Kodim 0404 Muara Enim, perwakilan Kejari Muara Enim dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam simulasi gabungan tersebut, tim gabungan dari Pemkab Muara Enim BPBD, Dinas Kebakaran, Sat Pol PP,  polres Muara Enim, TNI,  melakukan simulasi pemadaman lahan gambut sedalam 1,5 meter yang terjadi di wilayah Kecamatan Sungai Rotan, yang dibakar oleh oknum masyarakat untuk membuka lahan. Dengan kesiapan dan kekompakan, tim gabungan pencegahan Karhutlah Kabupaten Muara Enim berhasil memadam api tersebut. Sementara oknum masyarakat yang membakar lahan tersebut diamankan jajaran Polres Muara Enim untuk dilakukan penyedikan gunakan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum akibat membakar lahan.

Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH mengapresiasi simulasi pelatihan bersama peningkatan kemampuan penanggulangan  yang diinisiasi oleh Polres Muara Enim, Kodim 0404, dan tim gabungan Pemkab Muara Enim. Juarsah mengatakan bahwa menangani Karhutla tidaklah mudah, perlu mental yang kuat dan berani. Ia yakin melihat dari simulasi  yang dilakukan tim penanganan Karhutla Kabupaten Muara Enim sudah punya mental  dalam mencegah dan memadamkan karhutla di wilayah Kabupaten Muara Enim.

“Simulasi bersama ini sebagai antisipasi yang dilakukan untuk selalu siaga dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Muara Enim,” papar Plt Bupati.

“Semoga apa yang telah kita persiapkan, pelajari dan peragakan dalam simulasi ini akan dapat diaplikasikan dalam melakukan pemadaman Karhutla dilapangan,” harap Juarsah.

Juarsah menerangkan bahwa wilayah Kabupaten Muara Enim rawan terjadi kebakaran karhutla, utamanya beberapa kecamatan yang memiliki wilayah lahan gambut seperti di Kecamatan Sungai Rotan, Gelumbang dan Muara Belida. Oleh karenanya, untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, bagaimana memadamkan api. Oleh karenanya dilaksanakan simulasi ini. “Mesti kita siaga dalam mencegah dan memadamkan karhutla, kita berharap pada tahun ini Kabupaten Muara Enim bisa bebas dari karhutla,” harap Juarsah.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra SH Sik MM mengatakan kegiatan simulasi pelatihan bersama peningkatan kemampuan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam rangka pencegahan dan penanganan  bencana Karhutla yang terjadi di Wilayah Kabupaten Muara Enim, bisa dijadikan acuan untuk tim gabungan selalu siap siaga mencegah dan memadamkan karhutla jika suatu saat terjadi di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Karena permasalahan Karhutlah ini sudah menjadi perhatian dari pemerintah pusat, sehingga tiap tahun diberikan pemahaman atau arahan khusus mengenai Karhutla. “Oleh karenanya, kita selalu siap siaga personel/SDM gabungan polisi, TNI, Pemkab Muara Enim, untuk mencegah dan memadamkan karhutla jika suatu saat terjadi. Kita himbau kepada masyarakat tidak membakar lahan dan hutan,” pesan Donni Eka Syaputra.(dang)

Dukung Pengembangan Perikanan Air Tawar Muara Enim

INFOKITO.ID,MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, di Gedung Mina Bahari IV Lantai 16 KKP-RI Jakarta Pusat, Senin (27/07/2020).

Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, didampingi kepala dinas dan instansi melaksanakan kunjungan kerja ke KKP-RI, sekaligus melakukan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Dr Edhy Prabowo MM MBA, membahas tentang pembangunan perikanan yang berkelanjutan di Kabupaten Muara Enim khusnya wilayah Tanjung Agung, tepatnya di komplek wisata air terjun bedegung, dan kawasan kampung perikanan di Kecamatan Muara Belida.

Plt Bupati H Juarsah SH didampingi Plt Kepala Bappeda Ir Mat Kasrun, Kepala Dinas Perikanan Ir Teguh Sumitro SE, Kepala Dinas Perdagangan Drs Syarpuddin Msi, Kepala Balitbangda Ir Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pertanian Ir Ulil Amri, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Isdrin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Surdin. Sambut Menteri KKP-RI Eddy Prabowo, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan.

Menteri KKP-RI Edhy Prabowo sangat mendukung pengembangan potensi perikanan di Wilayah Kabupaten Muara Enim, serta pengembangan pariwisata yang bersifat kerakyatan yang ada di Kabupaten Muara Enim khusnya di wisata air terjun bedegung dan Kampung Perikanan Muara Belida.

Edhy Prabowo menerangkan, memang sudah menjadi keinginan dari dulu untuk mengembangkan potensi alam yang ada di Tanjung Enim, termasuk wisata bedegung. Putra Tanjung Enim ini juga menyarankan agar dalam mengelola wisata harus konsisten, terkait penginapan, pelayanan dengan wisatawan, serta fasilitas yang ditawarkan. “Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Muara Enim untuk bisa berkontribusi dalam rangka pengelolaan perikanan demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Juarsah SH ucapkan terima kasih atas dukungan dari Menteri Menteri KKP-RI Edhy Prabowo, mengigat potensi wisata di wilayah Kabupaten Muara Enim ini sangat besar. Apalagi di Kabupaten Muara Enim khusnya Wilayah Tanjung Enim akan menjadi pusat destinasi wisata tambang. Selain dari itu wisata alam, dan religius juga ada.

Plt Bupati berharap dengan pengembangan kawasan perikanan yang ada di Kabupaten Muara Enim dan Kampung Perikanan di Kecamatan Muara Belida menjadikan Kabupen Muara Enim sebagai pusat senteral perikanan air tawar, dalam pengembangan budidaya perikanan dan edukasi perikanan yang handal di Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala dinas perikanan Ir H Teguh Sumitro, mengharapkan bantuan KKP-RI dalam pemenuhan kebutuhan penyuluh perikana ASN maupun penyuluh perikanan bantu (PBB), lebih lanjut diminta kepada KKP-RI untuk pemenuhan bibit bagi nelayan di Kampung Perikanan Wilayah Kecamatan Muara Belida, terhadap jalan dan listrik wilayah di sana diharapkan bantuan pembuatan jalan yang bisa membuka akses ke kampung nelayanan. (dang)

Pos terkait