INFOKITO.ID,MUARA ENIM— Gubernur Herman Deru bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto mengunjungi Kabupaten Muara Enim untuk meninjau lokasi dan berkunjung ke rumah duka almarhumah Sulistiyowati (30) korban serangan harimau di Dusun Talang Tinggi, Desa Padang Bindu, Kecamatan Panang Enim, Selasa (31/12/2019) siang.
Rombongan Gubernur Herman Deru disambut oleh Plt Bupati Muara Enim H Juarsah beserta Forkopimda didampingi Asisten II Amrullah Jamaludin dan Kepala OPD Lingkup Pemkab Muara Enim.
Pada kesempat tersebut, Herman Deru mengucapkan turut berdukacita atas musibah yang terjadi. Pria yang akrap disapa HD ini berpesan kepada masyarakat sekitar untuk sementara ini agar lebih berhati hati dan meningkatkan kewaspadaan, jangan beraktifitas diarea kebun seorang diri.
“Yang paling penting ialah masyarakat harus tetap bersahabat dengan alam. Karena mungkin saja kejadian ini terjadi, sebab habitatnya terganggu atau rantai makanannya putus,” pesan HD dihadapan masyarakat Talang Tinggi.
Herman Deru juga menyampaikan arahan Menteri Kehutanan RI, bagaimanapun situasi dan kondisinya di harapkan agar masyarakat tidak membunuh harimau sumatera tersebut. Karena binatang tersebut keberadaan nya sudah sangat langka dan rawan akan kepunahan.
“Sebagai solusinya kita bisa menangkap harimau menggunakan bius dan perangkap agar harimau tersebut bisa di pindahkan kembali ke habitatnya atau dimasukan ke taman safari,” tutur HD.
Pada kesempatan tersebut gubernur juga memberikan bantuan/ santunan langsung kepada keluarga almarhumah Sulistyowati.
Dikesempatan itu juga, Plt Bupati H Juarsah SH menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang berada di wilayah Semende Raya, Panang Enim, Tanjung Agung dan Lawang Kidul. “Demi keamanan, untuk sementara waktu ini. agar tidak melakukan aktivitas di kebun ataupun tempat-tempat yang jauh dari pemukiman. Jika ingin bepergian hendaknya tidak sendiri terutama pada malam hari, karena ditakutkan harimau ini masih berada disekitar wilayah kejadian,” jelas Juarsah.(dang)





