Pemkab Muara Enim Raih Penghargaan KLA Tingkat Nindya dari Kementerian PPA

Pj Bupati Muara Enim Kurniawan AP Msi menerima penghargaan KLA tingkat Nindya Tahun 2022 yang diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Dharmawati di BallRoom Hotel Novotel Bogor Gaf Resort and Convention Center, Jawa Barat.

INFOKITO.ID, JAKARTA—Jumat (22/7/2022) malam bertempat di BallRoom Hotel  Novotel Bogor Gaf Resort and Convention Center, Jawa Barat. Secara langsung Pj Bupati Muara Enim Kurniawan AP Msi menerima penghargaan KLA tingkat Nindya Tahun 2022 yang diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Dharmawati.

Penghargaan ini didapat Kabupaten Muara Enim dikarenakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim berhasil mewujudkan lingkungan yang ramah akan anak. Sebelumnya Pemkab Muara Enim juga menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya tanpa melalui tingkat Pratama terlebih dahulu di tahun 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Turut mendampingi Bupati dalam menerima penghargaan tersebut yakni ketua PKK Muara Enim Nurmalasari Kurniawan SSTP Msi,  Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan  dan SDM Amrullah Jamaluddin, Kepala Dinas Kominfo Muara Enim Ardian Arifanardi AP MSi, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) Muara Enim Vivi Mariani SSi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) H Rinaldo SSTP Msi,  serta para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Muara Enim.

Pj Bupati Kurniawan AP Msi bersama Ketua PKK Nurmalasari Kurniawan SSTP Msi mengangkat piala dan sertfikat penghargaan KLA Nindya untuk Kabupaten Muara Enim

KLA sendiri merupakan sebuah apresiasi berupa penghargaan kepada Kabupaten dan Kota di Indonesia yang memiliki kesadaran dan komitmen penuh dalam mengusung arah kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang didedikasikan untuk pemenuhan hak dan kewajiban anak.

Dalam kesempatan itu usai menerima penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Dharmawati yang akrab dikenal sebagai Bintang Puspayoga. Pj Bupati Kurniawan mengucapkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemkab Muara Enim yang telah bersinergi bersama dengan instansi vertikal lainnya dalam mewujudkan Kabupaten Muara Enim menjadi Kabupaten layak anak.

“Penghargaan ini jangan dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai penyemangat kita semua  untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak di Bumi Serasan Sekundang,” ucap Kurniawan.

“Kedepanya dapat kita tingkatkan lagi menjadi tingkat Utama dengan bergandengan tangan bersinergi. Serta berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang positif, sportif dan ramah untuk anak,” terang Bupati.

Pj Bupati menjelaskan bahwa pencapaian ini dimaknai sebagai bentuk perhatian besar dan kesadaran pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Muara Enim dalam melindungi dan mewujudkan pemenuhan hak dasar anak di Bumi Serasan Sekundang.

Kurniawan menerangkan bahwa peningkatan capaian nilai KLA Kabupaten Muara Enim tahun ini tidak terlepas dari usaha-usaha holistik dan terintegrasi semua pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat dalam bahu-membahu mewujudkan pemenuhan hak dasar anak yang meliputi hak keberlangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, hak partisipasi dan hak identitas anak di Kabupaten Muara Enim sesuai amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Pj Bupati Muara Enim Kurniawan AP Msi, Ketua PKK Nurmalasari Kurniawan SSTP Msi foto bersama dengan pejabat Muara Enim usai menerima penghargaan

Sambung Kurniawan dalam satu tahun terakhir, Pemkab. Muara Enim telah mengupayakan berbagai inovasi terkait perlindungan dan pemenuha hak anak, seperti membentuk pusat pembelajaran keluarga (Puspaga), gugus tugas KLA dan pengukuhan Bunda Forum Anak di setiap kecamatan. Lebih lanjut dijelaskan Pj Bupati bahwa saat ini Pemkab Muara Enim-pun sedang mengupayakan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan perempuan dan anak. Namun demikian, Pj  Bupati menegaskan yang terpenting bukanlah penghargaan yang dikejar, melainkan bentuk konkret dan aksi nyata dalam menyelenggarakan pelayanan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. “Oleh sebab itu  saya bertekad untuk terus meningkatkan kinerja dan usaha sehingga dapat memberikan dampak yang lebih baik lagi. Adapun tingkatan penilaian KLA, yaitu terdiri dari predikat pratama, madya, nindya dan terakhir utama,” papar Kurniawan.(bar)

Pos terkait