5 Fakta Penemuan Jasad Emmeril Khan Mumtaz

Alm Emmril Khan Mumtadz semasa hidup bersama kedua orang tuanya Gubernur Jabar Ridawan Kamil dan sang Ibu Atalia dan sang adik

 

INFOKITO.ID,–Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern Swiss melaporkan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss.

Bacaan Lainnya

Eril adalah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aaree pada tanggal 26 Mei 2022 lalu. “Saya ingin menyampaikan kabar bahwa kepolisian Bern telah bertemu kami bersama keluarga, untuk menyampaikan informasi awal jasad yang diduga ananda Eril Pukul 11.50 WIB,” kata Duta Besar Indonesia di Swiss Muliaman D Hadad, Kamis (9/6/2022).

Muliaman memaparkan bahwa sesuai dengan prosedur yang berlaku kepolisian kemudian melakuan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan jenazah itu benar adalah ananda Eril.

“Kepolsian Bern mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan adalah Eril,” imbuhnya. Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil kembali ke Swiss guna memantau proses pencarian putra sulungnya Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

“Kepolsian Bern mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan adalah Eril,” imbuhnya. Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil kembali ke Swiss guna memantau proses pencarian putra sulungnya Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Berikut 5 fakta soal penemuan jenazah Eril di Bern, Swiss.

  1. Ditemukan Rabu pagi

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern, Swiss mengatakan bahwa Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah meninggal dunia. Dalam konpers yang diadakan dari KBRI di Bern, Kamis (9/6/2022), dijelaskan bahwa kepolisian kantor di Bern melaporkan bahwa ditemukannya jasad diduga Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril pada 06.50 pagi waktu Swiss atau sekitar pukul 11.50 WIB. “Ditemukannya jasad pada 06.50 pagi waktu Swiss atau jam 11.50 WIB,” ujar Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Hadad.

  1. Jenazah tergeletak di Bendungan Engehalde, Bern
    Dilansir dari situs resmi Kepolisian Kanton di Bern, Swiss, polisi di wilayah Bern melaporkan ada penemuan seorang pria tidak bernyawa yang tergeletak di air di bendungan Engehalde di Bern. Awalnya, pria tidak bernyawa itu diduga merupakan WNI yang mengalami kecelakaan di kawasan Aare pada 26 Mei 2022. Mengetahui hal itu, spesialis dari polisi maritim dari Kepolisian Kanton Bern mengambil dan menyelamatkan jasad tersebut dari bendungan.
  2. Dipastikan dengan pemeriksaan forensik

Setelah berhasil diambil, jasad kemudian dilakukan pemeriksaan forensik untuk mengetahui identitas korban. “Sesuai prosedur yang berlaku tim foresnik melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan adalah Ananda Eril,” ujar Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Hadad dalam konpers di Bern, Kamis (9/6/2022). Kemudian, pada Kamis (9/6/2022) siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa tes DNA jasad yang ditemukan Ananda Eril. Hal ini disampaikan polisi Bern pada 14.35 waktu Swiss.

4. Rencana serah terima jasad Eril

Selain itu, KBRI di Bern menjelaskan bahwa sesuai hukum yang berlaku di Swiss, akan dilaksanakan serah terima jasad Eril dari pihak kepolisian kepada keluarga. “Sekitar 2 jam yang lalu, pihak kepolisian menerima penghormatan terhadap jasad Eril. Saat ditemukan, jasad Eril terpenuhi dalam syariat Islam,” ujar pihak KBRI di Bern. Saat ini, Ridwan Kamil pun diketahui sudah berada di Swiss setelah menerima kabar dari kepolisian di Bern. Namun, pihak keluarga belum mengetahui kapan jenazah Eril akan tiba di Tanah Air. “KBRI juga akan melakukan pengawalan di Indonesia, kami mohon doa teman-teman agar proses kepulangan Eril ke Indonesia dapat lancar,” imbuhnya.

  1. Dipastikan meninggal karena tenggelam

Kepolisian Kanton di Bern juga mengatakan bahwa pria berusia 22 tahun itu berenang di sungai dan mengalami keadaan darurat. Eril dipastikan tenggelam akibat kecelakaan yang menimpanya. Sejak Eril hilang, tindakan pencarian intensif telah dilakukan. Banyak layanan darurat mencari orang hilang dari darat dan air. Antara lain, drone, perahu, penyelam, dan anjing polisi digunakan.(ist/har)

 

Pos terkait