Pilkades 106 Desa Berjalan Lancar

 

INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Kamis (14/10/2021) Kabupaten Muara Enim menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 106 desa dalam 20 kecamatan di Bumi Serasan Sekundang.

Guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya pilkades tersebut. Penjabat (Pj) Bupati Dr H Nasrun Umar SH MM pejabat Forkopimda Kabupaten Muara Enim melakukan pemantauan secara langsung ke lapangan. Turut mendampingi Pj Bupati H Nasrun Umar yakni Dandim 0404 Muara Enim Letkol Erwin Iswari, Waka Polres Kompol Indarwan sejumlah pejabat lainnya.

H Nasrun Umar melihat langsung masyarakat melakukan pencoblosan di Desa Harapan Jaya Kecamatan Muara Enim, Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas dan Desa Kuripan Kecamatan Empat Petulai Dangku. Sementara desa-desa lain yang melaksanakan pilkades serentak, juga dipantau langsung oleh pejabat Pemkab Muaar Enim lainnya dari Sekda, Asisten, kepala OPD hingga camat.

“Saya bersama Forkominda sengaja turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan langsung proses jalannya pilkades serentak di 106 desa. Bersyukur, semuanya berjalan dengan aman, damai, demokratis, dan lancar sesuai aturan yang berlaku,” tutur Nasrun Umar.

Pj Bupati juga mengapresiasi panitia pilkades dan masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat menyalurkan suara pada Pilkades ini.”Terima kasih dan saya apresiasi untuk itu,” ucap Pj Bupati.

Nasrun Umar juga mengungkapkan pada hakekatnya pilkades sama seperti kompetisi pada umumnya, pasti ada yang menang dan ada yang kalah dan itu hal yang biasa. Untuk itu, siapapun yang menang tidak boleh terlalu beruforia dan sebaliknya yang kalah tidak boleh berkecil hati. Tentu harus dapat menerima dengan lapang dada karena masih banyak kesempatan yang lain di masa depan.

“Makna lain dari pilkades ini, masyarakat mendapatkan kades yang berkualitas  yang bisa memberikan sumbangsih yang besar pada arah kebijakan pembangunan di desa masing-masing,”  pesan Pj Bupati.

“Marilah bersama-sama kita sukseskan pilkades serentak ini dengan cara saling menjaga, bekerjasama dan tentu saling menghargai satu sama lain. Jangan sampai terjadi konflik. Dengan begitu, maka tentu pilkades yang aman, damai dan sukses sesuai harapan kita dapat terwujud,” tutur H Nasrun Umar.

Turut memantau jalannya pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim yakni Tim Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa dari Balai Pemerintahan Desa di Lampung yakni Mikrot Junaidi, Kristina Simanjuntak, dan Maylinda Suhardi. Disampaikan oleh tim pemantau bahwa penerapan protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik, dibuktikan dengan penyemprotan disinfektan secara berkala, pengaturan waktu kedatangan, pengaturan jarak kursi tunggu, pemberian sarung tangan sekali pakai kepada pemilih, hingga penjemputan suara bagi pemilih lansia dan pemilih yang sakit.

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa juga melakukan pemantauan secara virtual yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa. Dr Yusharto Huntoyungo, M.Pd dengan dihadiri oleh Bupati Muara Enim beserta jajaran Forkopimda, Sops Polri yang diwakili oleh KBP Laksana, Direktur Pol PP & Linmas Bernhard E. Rondonuwu, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Drs. Luthfy Latief, M.Si, Kaspudalops BNPB Bambang Surya Putra dan Kabupaten/Kota pelaksana pilkades serentak selanjutnya di lingkup Provinsi Sumatera Selatan. Selanjutnya, Dirjen Bina Pemerintahan Desa mengharapkan pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim berjalan dengan aman dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19. Serta melalui pilkades serentak ini diharapkan dapat menciptakan kepala desa yang berkualitas.

Selanjutnya Yusharto Huntoyungo menghimbau Pemda Kabupaten Muara Enim dapat terus mendorong percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

Dalam webinar tersebut, Bupati Muara Enim menyampaikan bahwa berdasarkan Inmendagri Nomor 48 Tahun 2021 tanggal 4 Oktober 2021 tentang PPKM, Kabupaten Muara Enim masuk pada kriteria level 2. Selanjutnya telah dilaksanakan tahapan pilkades sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, telah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, sosialisasi kepada masyarakat, deklarasi damai, dan apel pergeseran pasukan personil pengamanan.

 

Kemudian pada kesempatan tersebut, KBP Laksana menegaskan sesuai perintah Kapolri melalui Asops Kapolri, meskipun grafik melandai harus tetap dicermati terkait protokol kesehatan pada pelaksanaan pilkades serentak serta jangan ragu untuk meminta perlibatan pasukan dari Polda setempat sebagai bentuk antisipasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan pilkades.

Sementara itu, pantauan koran ini pelaksanaan pilkades serentak dibeberapa desa seperti Desa Harapan Jaya Kecamatan Muara Enim, Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas, Desa Tanjung Raja Kecamatan Muara Enim  berlangsung tertib dan berjalan aman.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas masyarakat menyalurkan hak suara  terpantau  tertib dengan mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat yang memiliki hak pilih, sebelum melaksanakan pencoblosan diarahkan untuk mencuci tangan, diukur suhu tubuh. Camat Ujan mas Hasman Hadi menuturkan bahwa Pilkades di daerahnya berjalan lancar, bahkan kehadiran pemilih ke TPS mencapai 80 -90 persen. “Pilkades serentak di Kecamatan Ujan Mas diikuti 3 desa yaitu Desa Tanjung Raman, Pinang Belarik dan Ujan Mas Ulu, semuanya berjalan aman dan lancar,” tutur Hasman Hadi.

Begitu juga dengan pelaksanaan pilkades di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim berlangsung aman dan  tertib. Masyarakat Tanjung Raja dari pagi hingga pukul 12.00 Wib menyalurkan hak suara di empat TPS. “Pilkades Tanjung Raja berjalan lancar, masyarakat antusias menyalurkan hak suara.  Ada dua pasang calon yang bertarung yakni  M Rasyid calon nomor urut 1 dan calon nomor urut 2 Hisuliadi (incumbent) untuk memperebutkan suara masyarakat,” terang ketua BPD Tanjung Raja, Siswanto.

Panitia Pilkades Tanjung Raja Hairul Fadli S Ag menerangkan jumlah pemilih di Desa Tanjung Raja sebanyak 1.799 suara dengan jumlah 4 TPS yang terletak di Dusun 1 sampai dengan 4.

Camat Gunung Megang Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengimbau kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan Panitia di TPS untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat pilkades digelar. “Antusiasme masyarakat dalam menyalurkan suara di pilkades ini cukup baik dan pihaknya juga telah menyiapkan beberapa penunjang prokes agar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa ini tetap berjalan sesuai protokol kesehatan,” jelas Ardiansyah.

Sementara itu, untuk memastikan ketertiban dan keamanan jalan pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim, Selasa (12/10) Polres Muara Enim menggelar pengamanan pilkades serentak.  Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK, mengatakan sebanyak 1.458 personil gabungan dari Polri, TNI, Linmas dikerahkan Untuk mengamankan 374 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan proses Pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim.

Menurut AKBP Danny Sianipar, bahwa total personil gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Muara Enim tahun 2021 adalah sebanyak 1.458 personil yang terdiri dari 425 Polri, 153 TNI, 840 Linmas dan 40 Dinkes. Kemudian personil tersebut dibagi, untuk pengamanan TPS sebanyak 1.172 personil yaitu Polri 194 personil, TNI 138 personil dan Linmas 840 personil. Untuk pasukan perkuatan/patroli mobile sebanyak 285 personil yang terdiri dari Polri 1 pleton BKO Polres Lahat, 1 pleton BKO Polres Prabumulih, 1 pleton BKO Brimob PALI, 1 pleton Dalmas Inti Polres, 2 pleton Dalmas Polres, 1 Tim Gakkum, 1 pleton TNI Kodim 0404/ Muara Enim, 1 peleton Sat Pol PP, dan 40 Tenaga kesehatan. Adapun sarana dan prasarana sebanyak 48 unit yakni mobil AWC Samapta 1 unit, mobil ambulance Polres 1 unit, mobil patroli Satlantas 2 unit, mobil patroli Samapta 2 unit, mobil patroli Polsek 9 unit mobil, Damkar 9 unit, Mobil Gul BPBD 2 unit, Mobil Dinas Kodim 1 unit, mobil dinas Satpol PP 1 unit, dan mobil Ambulance Dinkes 20 unit.

Adapun desa di Kabupaten Muara Enim yang melaksanakan Pilkades Serentak tahun 2021, lanjut Danny, sebanyak 106 desa yang berada di 20 Kecamatan dan 374 TPS dengan 398 Cakades. Pilkada serentak tersebut berada di wilayah hukum Polsek Sungai Rotan sebanyak 9 desa dengan jumlah Cakades 41 orang.

Wilayah hukum Polsek Gunung Megang yakni Kecamatan Gunung Megang 7 desa dengan jumlah calon 30 Cakades, Kecamatan Benakat 2 desa dengan jumlah calon 6 Cakades, Kecamatan Belimbing 3 desa dengan jumlah 15 Cakades, dan Kecamatan ujanmas 2 desa dengan jumlah 5 Cakades. Kemudian wikayah hukum Polsek Gelumbang yakni Kecamatan gelombang 15 Desa dengan 66 Cakades, Kecamatan kelekar 3 desa dengan 14 Cakades, Kecamatan Muara Belida 8 desa dengan 27 Cakades. Wilayah hukum Polsek lembak membawahi Kecamatan lembak 3 desa dengan 10 Cakades dan Kecamatan Belida Darat 6 Desa dan 24 Cakades.

Di wilayah hukum Polsek Rambang Dangku membawahi Kecamatan Rambang Niru 11 Desa dengan 33 Cakades dan Kecamatan Empat Petulai Dangku sebanyak 8 desa dengan 34 Cakades. Wilayah hukum Polsek Rambang membawa Kecamatan Rambang 5 desa dengan jumlah calon 12 orang. Wikayah hukum Polsek Rambang Lubai membawahi Kecamatan Lubai 8 desa 31 Cakades, Kecamatan Lubai Ulu 5 desa dengan 17 Cakades. Wilayah hukum Polsek Semende membawa Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) 1 Desa dengan 2 Cakades dan Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) 1 desa dengan 2 Cakades. Sedangkan Polres Muara Enim membawahi Kecamatan Muara Enim ada 3 desa dengan jumlah Cakades 11 orang.(dang)

Pos terkait