INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muara Enim Drs Fajeri Erham menargetkan selama lima tahun kedepan, dimasa kepemimpinan mereka periode 2020-2025 target penerimaan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat yang masuk ke Baznas setidaknya bisa mencapai Rp3-5 Miliar.
“Sekarang ini penerimaan ZIS sekitar kurang dari Rp2 miliar. Kita targetkan selama kepengurusan kita lima tahun kedepan penerimaan ZIS setidaknya bisa mencapai Rp3-5 miliar,” terang Fajeri Erham saat dibincangi koran ini usai dilantik sebagai ketua Baznas yang baru bersama empat anggota lain oleh Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH di ruang pangripta Sriwijaya Kantor Bappeda, kemarin (13/10/2020) siang.
Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati H Juarsah SH juga melantik sejumlah pejabat fungsional dilingkup Pemkab Muara Enim dan tiga dewan pengawas PDAM Lematang Enim. Serta penyerahan bantuan mobil operasional untuk Baznas dari PTBA, yang diserahkan oleh SM CSR Zulfikar.
Sambung Fajeri Erham, untuk mencapai target tersebut, ia bersama empat anggota Baznas yang lain akan lebih memaksimalkan lagi penerimaan zakat dan infaq dari kalangan ASN Pemkab Muara Enim, sesuai keinginan dari plt Bupati saat memberikan arahan. “Untuk zakat penghasilan ASN akan kita maksimalkan lagi, sekarang ini baru sekitar 30-40 persen yang baru dioptimalkan. Agar target bisa tercapai, potensi zakat penghasilan dari ASN yang mencapai 6-7 ribu orang dilingkup Pemkab Muara Enim akan kita maksimalkan lagi,” tutur Fajeri.
Sementara itu, Plt Bupati H Juarsah SH dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada para pejabat fungsional, pengurus Baznas dan dewan pengawas PDAM Lematang Enim yang sudah dilantik. “Silakan bekerja sebaik mungkin dan berikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pesan Juarsah.
Juarsah juga meminta kepada pengurus Baznas untuk memaksimalkan zakat penghasilan dari ASN yang sudah cukup nisab 2,5 persen. “Kalau soal aturan ASN lah tau galo, tapi galak lupo. Bagi ASN yang penghasilannnya belum cukup nisab bisa mengeluarkan infaq Rp50 ribu sebulan,” cetus Juarsah.
“Saya harapkan potongan zakat penghasilan dan infaq ASN ini dibayarkan ke bendahara masing-masing instansi. Nantinya selanjutnya dibayarkan ke rekening Baznas, agar penerimaan ZIS ke Baznas kedepan lebih maksimal,” pesan Juarsah.
Juarsah juga meminta, agar zakat penghasilan dari pegawai PTBA sebagian bisa disalurkan melalui Baznas.” Ini harapan kita, kalau bisa dikoordinasikan nantinya,” tutur Juarsah.
Sementara itu, SM CSR PTBA Zulfikar mengungkapkan bantuan opersional mobil dari PTBA diharapkan bisa membantu kelancaraan kegiatan Baznas Kabupaten Muara Enim. “Soal zakat penghasilan pegawai PTBA, selama ini dikelola oleh Lazis PTBA. Nantinya bisa kita koordinasikan lebih lanjut dengan Baznas,” papar Zulfikar.(dang).





