2 Tahun Program MERAKYAT

 

INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Pada 18 September lalu, tepat dua tahun kepemimpinan Muara Enim untuk Rakyat (MERAKYAT) untuk masyarakat Bumi Serasan Sekundang. Kini kepemimpinan Muara Enim dikomandoi Plt Bupati H Juarsah SH terus memacu program pembangunan disegala bidang dan menunaikan janji kampanye guna mewujudkan Muara Enim yang Berdaya Saing, Sehat, Agamis, Mandiri dan Sejahtera.

Berikut sejumlah program yang sudah dijalankan oleh Pemkab Muara Enim dalam rangka mewujudkan Muara Enim untuk Rakyat (Merakyat) yakni  program satu desa satu mobil ambulance yang sudah terealisasi 118 mobil ambulance desa. Program ini dalam rangka meningkatkan kestabilitas masyarakat terhadap layanan kesehatan dalam rangka menuju Muara Enim Sehat.

Kemudian program asuransi kematian untuk masyarakat yang meninggal  total dananya Rp5.461.411.200 untuk  568.897 jiwa masyarakat Kabupaten Muara Enim. Program ini dilaksanakan Dinas Sosial bekerjasama PT Jasa Raharja Putra. Selanjutnya program Bantuan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk 100 orang. Ada prestasi di MTQ tingkat Provinsi Sumsel 2020 peringkat 7 dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.  Selain  Plt Bupati rutin mengadakan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) yang diadakan setiap jumat, guna menyerap aspirasi yang diinginkan masyarakat targetnya 100 desa dikunjungi dalam satu tahun. Bunga desa merupakan inovasi dibidang pelayanan pemerintahan yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan monitoring kinerja pembangunan secara langsung oleh bupati. Program lain dibidang agama yakni pelatihan 1000 Guru Ngaji / Penghapal Al-Qur’an semudah tersenyum. Program yang berpihak kepada rakyat lainnya yakni melaksanakan 351 bedah rumah masyarakat tidak mampu. Program ini dalam rangka meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya meningkatkan bedah rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selanjutnya penyediaan air bersih untuk masyarakat 10 dengan 1.000 sambungan rumah. Ada juga program pembangunan jaringan gas rumah tangga untuk tahun 2020 sebanyak 8.044 Sambungan untuk masyarakat  Kecamatan Lawang Kidul 4.044 SR dan Kecamatan  Gelumbang 4.000 SR.

Sementara itu, untuk program dibidang perkebunan yakni peremajaan sawit 3.666,52 HA, optimalisasi kebun karet 400 HA,  optimalisasi Kebun Kopi 300 HA, pembukaan jalan produksi dan gorong-gorong / plat duiker   13 KM, pemasangan gorong-gorong 3 titik dan peremajaan karet 675 HA. Serta panen padi sele di Kecamatan  Ujan Mas dengan Luas 83 Hektar dengan Target sebanyak 59,15 Juta Ton Untuk Tahun 2020.

Program pembagian seragam gratis untuk siswa yakni 117.000 dibagikan untuk siswa SD, SMP Negeri dan swasta dalam Kabupaten Muara Enim. Program ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SD/MI, dan SMP/MTS total 553 sekolah. Dengan rincian  SD Negeri berjumlah 362 sekolah, SD Swasta berjumlah 14 sekolah,  MI Negeri berjumlah 10 sekolah,  MI Swasta berjumlah 31 sekolah. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/MadrasahvTsanawiyah (MTs),  SMP Negeri berjumlah 77 sekolah,  SMP Swasta berjumlah 27sekolah,  MTs Negeri berjumlah 3 sekolah dan  MTs Swasta berjumlah 29 sekolah.

Program lain Muara Enim untuk rakyat yakni  pelayanan berobat gratis bagi masyarakat.  Program ini untuk meningkatkan kuitas kesehatan masyarakatyang diakomodir BPJS Kesehatan yang dibayar pemerintah daerah melalui anggaran APBD. Adanya program ini pemkab Muara Enim mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan Pusat.

Dalam rangka membuka pembangunan dan kemajuan wilayah, Pemkab Muara Enim juga mendukung pembangunan jalan tol yang dilakukan pemerintah pusat dengan melintasi wilayah Kabupaten Muara Enim. Program ini dalam rangka memenuhi sarana dan prasarana bidang transportasi, dalam mendukung koneksivitas Kabupaten Muara Enim dengan daerah lain. Jalan tol ini menghubungkan MuaraEnim-Inderalaya dan Muara Enim-Lubuk Linggau – Bengkulu.

Program lain dalam rangka pelayanan maksimal kepada masyarakat terkait dengan perizinan, Pemkab Muara Enim menargetkan pada Nopember 2021 mendatang akan melaunching Mal Pelayanan Publik (MPP). MPP diharapkan dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik dibidang perizinan agar menjadi lebih cepat, lebih sederhana dan lebih mudah.

Pelatihan bagi tenaga kerja lokal di Balai Latihan Kerja (BLK), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Penguatan akuntabilitas dan reformasi birokrasi pada 2019 lalu Pemkab Muara Enim mendapatkan nilai B untuk SAKIP dan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 2019 yang ke-7 kali dan BPK RI. Terbaru, pada  Kamis 17 Septembee lalu, Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH melakukan MoU (Penandatanganan Kerjasama) dua daerah dengan Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk kerjasama program pembangunan guna kemajuan Kabupaten Muara Enim.(dang)

Pos terkait