INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) yang dilaksanakan Pemkab Muara Enim dijadikan program andalan bagi Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH sebagai kandidat kepala daerah paling inovatif dalam ajang pemilihan kepala daerah inovatif 2020 se-Sumatera Selatan (Sumsel), yang diselenggarakan oleh Sumatera Ekspres (Sumeks) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Program Bunga Desa tersebut dipaparkan langsung, Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, (9/7/2020) dihadapan tim penilai melalui paparan video virtual dari kantor Bupati Muara Enim.
Dihadapan para juri yakni peneliti Balitbang Kemendagri, Adi Suhendro, Kepala Balitbang Sumsel, Dr Ekowati Retnaningsih SKM Mkes, guru besar Fakultas Ekonomi Unsri, Prof Didik Susetyo SE dan Rektor Universitas Taman Siswa, Dr Azwar Agus SH Mhum. Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH menjelaskan bahwa program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) sebagai media pertemuan antara kepala daerah, perangkat pemerintahan dan masyarakat, yang tak hanya saling bertatap muka, melainkan juga saling bertukar pendapat mengenai pembangunan di Kabupaten Muara Enim. Melalui kehadiran bupati beserta kepala dinas/instansi terkait, maka masyarakat diharapkan dapat langsung menyampaikan semua permasalahan yang ada di desa, baik pembenahan infrastruktur, ekonomi kerakyatan maupun bertukar ide-gagasan mengenai pengembangan potensi wisata lokal.
Selain itu disampaikan pula dalam mewujudkan visi Kabupaten Muara Enim yang MERAKYAT (Muara Enim Untuk Rakyat), sudah dilaksanakan sejumlah program pembangunan, seperti percepatan pembebasan lahan guna pembangunan jalan tol Simpang Indralaya – Muara Enim yang direncanakan beroperasi 2021, program asuransi seluruh warga, program santunan kematian, memberangkatkan umroh bagi guru ngaji dan santri berprestasi dan penyelenggaraan kalender wisata bertajuk 25 Colorful Muara Enim Festival pada 2019. “Dengan program Bunga Desa dan program Merakyat yang sudah dilaksanakan. Tentunya menjadi harapan mengantarkan Muara Enim meraih prestasi diajang ini,” tutur Juarsah pada kesempatan tersebut.
Dalam acara itu, Kepala Balitbang Sumsel, Dr Ekowati Retnaningsih SKM Mkes mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Pemkab Muara Enim, terutama program Bunga Desa. Menurutnya, berdasarkan Indeks Inovasi Daerah 2019 sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 002.6-415/2019 tertanggal 20 November 2019, Kabupaten Muara Enim termasuk kategori sebagai Kabupaten Sangat Inovatif dengan skor mencapai 4.200, yang menurutnya sudah setara dengan kabupaten/kota lainnya di Pulau Jawa. “Sedangkan hingga tahun 2020 ini sudah terinput data 358 inovasi yang telah dilakukan Pemkab Muara Enim,” terang Ekowati.
Hal senada juga diutarakan Prof Didik Susetyo SE Guru Besar Unsri. Ia sangat antusias terhadap paparan program Bunga Desa, yang menurutnya sangat partisipatif bagi warga dan banyak sekali manfaatnya. Sementara itu Rektor Universitas Taman Siswa, Azwar Agus berpandangan bahwa inovasi yang ditawarkan Kabupaten Muara Enim sangat baik, dalam menyerap aspirasi warga untuk kemajuan Kabupaten Muara Enim disegala bidang pembangunan.
Sementara itu, sebelumnya Kepala Balitbangda Kabupaten Muara Enim M Tarmizi Ismail mengungkapkan sejak 2015, Kabupaten Muara Enim sudah melakukan beragam inovasi baik dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun inovasi dari masyarakat. “Dari 2015 hingga 2020 ini sudah ada 258 inovasi yang dibuat oleh Pemkab Muara Enim untuk pelayanan kepada masyarakat dan pengembangan inovasi masyarakat. Atas banyaknya inovasi yang sudah dilaksanakan, dua tahun berturut-turut pada 2018-2019 Kabupaten Muara Enim dinobatkan sebagai kabupaten sangat inovatif oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” tutur Tarmizi.(dang)





