INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Kabupaten Muara Enim telah ditunjuk sebagai pilot projek dalam penyerahan insan berprestasi yang diterima pada bulan Januari yang lalu. Sementara gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKEUDA) Pemkab Muara Enim merupakan yang pertama di Provinsi Sumatera Selatan.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Drs H Armeli Mendri AK CA saat menyampaikan laporan bimbingan teknis aplikasi Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKEUDA) 2020 di Grand Zuri Muara Enim, Rabu (11/3/2020) pagi. “Selain itu, untuk Bimtek SIKEUDA yang dilaksanakan oleh Pemkab Muara Enim ini merupakan yang pertama di Provinsi Sumatera Selatan,” tutur Armeli pada acara itu.
Bimtek SIKEUDA tersebut dihadiri Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, yang juga sekretaris Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri Dr Drs A Fatoni Amd Msi bersama sejumlah narasumber dari Kemendagri. Turut hadir perwakilan pejabat Forkominda, para kepala OPD dan dilingkungan Pemkab Muara Enim.
Armeli menerangkan bimtek SIKEUDA ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat daerah lingkup Pemkab Muara Enim, terkait Peraturan Pemerintah RI Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, Permendagri Nomor 70 tahun 2019 tentang sistem informasi pemerintahan daerah, Permendagri Nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi kedefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah khususnya pengelolaan aplikasi sistem informasi keuangan daerah dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2021.
Bimtek ini diadakan pada 11Maret untuk perta SKPD non kecamatan dan 12 Maret dengan peserta dari kecamatan, dengan total peserta 180 orang. “Dengan narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keungan Daerah Kemendagri RI,” terang Armeli Mendri.
Saat membuka acara, Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH mengungkapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2-19 tentan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Muara Enim 2018-2023 telah ditetapkan program strategis guna mendukung visi misi #MERAKYAT (Muara Enim untuk Rakyat) yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera. Dengan jabarkan dengan program yang berdampak langsung dengan masyarakat yang lebih diutamakan untuk dialokasikan. Saat ini beberapa program strategis yang sudah dinikmati masyarakat diantaranya bantuan 49 mobil ambulan desa, bantuan segaram sekolah gratis untuk siswa buku, sepatu untuk siswa SD, SLTP negeri dan swasta, memberikan asuransi kematian Rp25 juta.
Juarsah menerangkan saat ini Pemerintah Daerah wajib menyediakan informasi pemerintahan daerah yang terdiri atas, informasi pembangunan daerah dan informasi keuangan daerah. Informasi pemerintahan daerah dikelola dalam SPID (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) dan dapat diakses melalui situs jaringan resmi Kementerian Dalam Negeri.
Plt Bupati H Juarsah SH juga mengapreasi tim kedatangan Dr Drs A Fatoni Amd Msi Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri dan tim untuk memberikan materi dikegiatan bimtek SIKEUDA Pemkab Muara Enim ini. Di mana Pemkab Muara Enim sangat berkomitmen untuk melaksanakan dan mengimplementasikan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan keuangan daerah. Bimtek ini adalah langkah strategis untuk penyusunan APBD tahun anggaran 2021 mendatang. “Bimtek SIKEUDA ini merupakan salah satu wujud Pemkab Muara Enim dalam pengelolaan keuangan daerah sesuai degan ketentuan yang berlaku,” ucap Juarsah.
Melalui Bimtek tersebut, Plt. Bupati berharap kepada peserta ikuti kegiatan Bintek ini dengan sebaik-baiknya, peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait substansi Peraturan Pemerintah (PP Nomor 12 Tahun 2019) mengenai Pengelolaan Keuangan Daerah. Dengan harapan upaya yang sedang dan akan kita kerjakan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Muara Enim untuk Rakyat #MERAKYAT.
Saat memberikan pengarahan Dr Drs A Fatoni Amd Msi Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, dia mengungkapkan bahwa bimtek SIKEUDA Pemkab Muara Enim bukan hanya pertama di Sumatera Selatan, tetapi yang terlengkap pertama di Indonesia. “Bimtek di daerah lain di Indonesia, belum selengkap bimtek yang dilaksanakan Pemkab Muara Enim ini. Ini bimtek terlengkap pertama di Indonesia,” puji Fatoni.
Fatoni juga berpesan keterkaitan substansi Peraturan Pemerintah yang mengelola keuangan daerah, peran serta Kepala Daerah sangat diperlukan dalam pengelolaan keuangan daerah tersebut, tidak hanya itu peran serta DPRD dan Kepala Daerah harus selaras dan harmonis, karena keterkaitan dalam pengelolaan keuangan daerah dan sejalan satu-sama lain. (dang)





