INFOKITO.ID,MUARA ENIM-– Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim menggandeng beragam komunitas, kemarin (8/3/2020) menggelar acara Clean Up Day Tour de Bedegung. Kegiatan ini diadakan untuk memungut sampah, bersih-bersih kawasan air terjun bedegung, Desa Bedegung, Kecamatan Panang Enim.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim, Isdrin mengatakan kegiatan Clean Up Day Tour de Bedegung dipusatkan di Bedegung sebagai ajang promosi air terjun Bedegung di tingkat nasional.
Dalam aksi bersih-bersih di Bedegung, melibatkan 25 komunitas dengan kegiatan aksi bersih. Kemudian ada kegiatan camp komunitas dan lomba foto selfi clean up. Ada juga kontes ikan cupang Serasan Betta Kontes.
“Disela lomba Serasan Betta Kontes atau lomba ikan cupang hias, peserta Serasan Betta Kontes diajak ke Bedegung sebagai ajang promosi Bedegung kepada peserta. Karena peserta Serasan Betta Kontes ada yang berasal dari luar Muara Enim seperti Bali, Bengkulu, Bandung, Bogor, Jember dan lainnya,” ujar Isdrin.
Sementara itu, Kepala Desa Bedegung, Pinauli, atas nama masyarakat Desa Bedegung mengucapkan terima kasih atas atas kepeceryaan menempatkan Desa Bedegung untuk kegiatan ini.
“Semoga kedepan objek wisata air terjun Bedegung menjadi andalan Kabupaten Muara Enim, hingga dikenal oleh provinsi lain, nasional bahkan internasional,” harap Pinauli.
Ditempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim H Juarsah SH diwakili Asisten II Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Amrullah Jamaludin SE mengatakan Clean Up Day Tour de Bedegung bagian dari Colurful Muara Enim Festival tahun 2020 dengan tujuan meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar Muara Enim serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf).
Diharapkan dengan Clean Up Day Tour de Bedegung diadakan di Bedegung ini, karena Bedegung merupakan ikon wisata. Sehingga untuk menimbulkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Muara Enim kebersihan lingkungan harus dijaga.
Keterlibatan relawan, komunitas, Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) dan lain sebagainya menjaga potensi wisata sama halnya dengan potensi pengembangan geothermal, dalam meningkatkan pertumbuhan ekraf yang mempunyai kontribusi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).”Harapannya dari kegiatan ini ada multiplier effect (efek ganda) dalam menggerakan perekonomian di masyarakat khususnya di Muara Enim,” harap Amrullah.(dang)





