Pengendali Utama Penyaluran Gas ke Pulau Jawa

INFOKITO.ID,MUARA ENIM— Stasiun Booster Gas Pagardewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN), memiliki peranan yang sangat vital dan menjadi penentu dalam mendorong lancarnya penyaluran gas alam ke pulau Jawa melalui pipa transmisi PGN. Sebab, stasiun boster Pagardewa, satu-satunya stasiun gas yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Untuk stasiun boster  hanya ada satu di Sumsel yakni stasiun boster Pagardewa. Jadi memiliki peranan sangat penting dalam penyaluran gas alam ke Pulau Jawa,” terang manager stasiun kompresor PGN Pagar Dewa, Santoso saat dibincangi Enim Ekspres melalui ponselnya, (30/10/2019).

“Keberasaan stasiun gas Pagardewa ini berfungsi sebagai gas kompresor untuk menaikkan tekanan gas dan gas booster. Dalam hal ini untuk menambah kapasitas aliran,” tambah Santoso.

Untuk menunjang kinerja di stasiun boster Pagardewa, kata Santoso sudah dipasang sistem monitoring energi pada bangunan utama gedung. Fungsinya untuk memantau penggunaan energi, khususnya elektrikal pada setiap fungsi dan mengukur efisiensi.

Santoso menerangkan stasiun boster Pagardewa, dibangun pada 2005 dan mulai resmi beroperasi pada 2007 lalu. Memiliki jalur pipa gas milik PT PGN sepanjang 377 kilometer hingga ke Pulau Jawa. Jaringan pipa gas meliputi jalur Pagardewa-Labuhan Maringgai-Cilegon dan diameter pipa 32 inci. Jaringan pipa itu meliputi jalur darat sepanjang 272 kilometer dan jalur laut 105 kilometer.

Gas yang dialirkan oleh stasiun boster Pagadewa adalah gas yang berasal dari lapangan Grissik Conoco Philips Kabupaten Musi Banyuasin dan gas dari PT Pertamina EP Asset 2.“Kemudian dari stasiun boster Pagardewa, gas yang ada dialirkan ke stasiun Bojonegara dan stasiun Muara Bekasi melalui Stasiun Labuan Maringgai. Selanjutnya gas yang sudah disalurkan, apakah akan disalurkan lagi ke transmisi lain atau pelanggan, itu ada bagian lain lagi yang mengaturnya,” papar Santoso.

“Adapun tekanan gas yang dialirkan stasiun boster Pagardewa ke pulau Jawa. Dari Chonoc Philips berkisar antara 900 -1000 psi dab  dari Pertamina sekitar 390 psi,” pungkas Santoso.

Sementara itu, Sales Area Head PGN Palembang, Agus Muhammad Mirza  menambakan  keberadaan stasiun gas boster PGN di Desa Pagardewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim  memiliki peranan sangat penting dalam  penyaluran gas alam dari Sumsel ke pulau Jawa. Sebab, stasiun boster tersebut hanya satu-satunya di Sumsel. “Di mana stasiun boster tersebut memiliki peranan penting dalam menaikkan tekanan gas ke jalur pipa transmisi ke pulau Jawa melalui selat sunda,” ujar Mirza.

Stasiun boster Pagardewa tersebut menerima saluran gas dari lapangan Grissik Conoco Philip di Kabupaten Muba dan gas dari PT Pertamina, untuk selanjutnya disalurkan melalui pipa transmisi oleh stasiun boster Pagardewa ke Pulau Jawa. “Stasiun boster Pagardewa memiliki peranan penting dalam penyaluran gas ke pulau Jawa. Sebab kebutuhan gas alam dari PGN sangat berarti bagi ekonomi Indonesia, baik untuk industri, transportasi maupun pelanggan lainnya,” tutur Mirza.(dang)

 

 

Pos terkait