INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim meraih piala Proklim (Kampung Iklim) Lestari Tingkat Nasional. Desa Sidomulyo satu-satunya desa di Sumsel yang meraih penghargaan dibidang lingkungan tersebut.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kades Sidomulyo, Surono dari Menteri KLH RI Siti Nurbaya bertempat Gedung Manggala Wana Bhakti, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Dalam acara penyerahan apresiasi pembinaan proklim dalam acara puncak Festival Iklim Tahun 2019. Turut hadir mendampingi Plt Bupati H Juarsah SH yang diwakili Asisten II Amrullah Jamaludin, Kadin Lingkungan Hidup Kurmin dan sejumlah pejabat lainnya.
Kades Sidomulyo, Surono kepada Enim Ekspres menerangkan Se-Indonesia ada 30 desa yang mendapatkan penghargaan, dua penghargaan proklim lestari dan 28 proklim utama. “Proklim lestari diraih oleh Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim dan Desa Selasar Kabupaten Bulu Kumba, Sulawesi Selatan,” terang Surono.
“Untuk di Sumsel, Desa Sidomulyo satu-satunya yang mendapatkan penghargaan proklim lestari,” tambah dia. “Penghargaan untuk bidang lingkungan hidup untuk yang kedua kalinya diterima Sidomulyo. Sidomulyo sudah empat kali menerima penghargaan tingkat nasional dibidang PKK dan Perpustakaan, ” kata Surono.
Penghargaan Proklim Lestari ini diterima Sidomulyo dikarena berhasil melakukan pembinaan pengembangan Proklim di 10 desa di Kecamatan Gunung Megang. Adapun 10 desa binaan tersebut
Binaan yakni Desa Pajar Indah, Kayuara Sakti, Bangunsari, Sumaja Makmur, Perjito, Tanjung Muning, Tanjung Terang, Lubuk Mumpo, Panjang Jaya, Penanggiran.
“Selain itu, Desa Sidomulyo juga sedang mengembangkan desa wisata untuk mendukung program kampung iklim, ” tutur Surono.
Adapun program kampung iklim yang sudah dilakukan yakni penghijauan lingkungan, pemanfaatan sampah, pengelolaan air, serta banyak lagi program lingkungan hidup lainnya. “Sebelumnya pada 2017 Desa Sidomulyo juga sudah menerima penghargaan proklim utama tingkat nasional, ” Papar Surono.
Penghargaan proklim yang yang diserahkan ini memiliki 4 tingkatan yaitu pratama, madya, utama dan lestari. Untuk katagori lestari merupakan tingkatan yang tertinggi dalam penghargaan bagi daerah yang berhasil melakukan pembinaan kampung iklim.
Selain itu, dalam acara tersebut Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga menerima penghargaan pembina proklim bersama 44 Kabupaten/Kota lainnya dan 6 Provinsi menerima penghargaan dalam pembinaan proklim 2019.
Kemudian ada juga Desa Pajar Indah dan Desa Kayu Ara Sakti Kecamatan Gunung Megang mendapatkan piagam utama proklim. Sedangkan untuk Pemkab Muara Enim mendapatkan predikat apresiasi dari KLHK ditingkat nasional sebagai pembina proklim.
Dalam sambutanya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya berpesan kapada seluruh pemerintah ditingkat daerah agar kiranya selalu berpartsipasi aktif, untuk membantu menangani dampak perubahan iklim yang terjadi diantaranya dengan cara menciptakan lingkungan yang besih dan sehat. “Sehingga apa yang menjadi target pemerintah pusat di tahun 2019 ini untuk menurunkan emisi dan memiliki ketahanan iklim dapat segera terwujud,” pesan Siti Nurbaya.(dang)





