Studi Banding Kelola Perpustakaan Desa

 

INFOKITO.ID,MUARA ENIM—Sebanyak 30 Kepala Desa (Kades) dan Pengelola Perpustakan Desa (Perpusdes) di Kabupaten Muara Enim mengikuti study banding ke Perpustakaan Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan tersebut dilaksanakan dari 16-20 September 2019. Rombongan studi banding tersebut dilepas oleh staf ahli bupati Panca Surya Diharta di halaman Pemkab Muara Enim, Senin (16/9/2019).

Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muaraenim Ir Maryana mengatakan bahwa study banding dilakukan bertujuan, untuk menambah ilmu pengetahuan dan memotivasi tentang perpustakaan desa.

Dengan adanya study banding ke Jogja, kedepan Kades dan pengelola Perpusda bisa mempraktikkan apa yang telah didapat dari Perpusda Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Harapan saya nantinya kades bisa menerapkan ilmu-ilmu yang didapatkan selama program study banding tersebut di desanya, agar masyarakat desa aman dan sejahtera,” ujar Maryana.

Sementara itu staf ahli Panca Surya Dinata, sangat menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan seperti ini karena kita mengetahui bahwa permberdayaan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia merupakan suatu hal yang harus dikedepankan, karena apabila tingkat kecerdasan masyarakat semakin meningkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan semakin baik.

Dengan semakin pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta informasi sekarang ini, maka masyarakat menuntut adanya keanekaragaman dalam pelayanan perpustakaan karena perpustakaan merupakan sumber belajar dan sumber informasi yang diperlukan dalam rangka pembelajaran seumur hidup. Oleh karena itu para pengelola perpustakaan dituntut untuk lebih meningkatkan mutu serta pelayanan kepada perpustakaan itu sendiri.

Dikatakan Panca, study banding diselenggarakan dengan tujuan untuk memotivasi pemerintah desa dan pengelola perpustakaan untuk mempersiapkan tenaga pengelola perpustakaan yang mempunyai kemampuan dan keterampilan di bidang perpustakaan untuk bisa diterapkan di perpustakaan desa masing-masing.

Selain itu pemberdayaan kegemaran membaca merupakan salah satu yang harus dikedepankan yang dilakukan antara lain melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat baik di desa dan kelurahan. Pemberdayaan kegemaran membaca pada keluarga di fasilitasi oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Fungsi perpustakaan sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan pemberdayaan bangsa.

Kegiatan study banding ini, lanjut Panca diikuti oleh camat sebanyak enam orang, 14 kepala desa dan 16 pengelola perpustakan desa dalam Kabupaten Muaraenim. Kegiatan study banding yang diselenggarakan pada tanggal 16-20 September 2019 ke Perpustakaan Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), karena perpustakaan tersebut mendapat juara perpustakaan terbaik tingkat nasional claster “A” pada tahun 2018.(dang)

Pos terkait