Jaga Stabilitas dan Kondusifitas Masyarakat

INFOKITO.ID,MUARA ENIM —Plh Bupati Muara Enim H Juarsah SH mengajak pengurus  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Muara Enim, untuk selalu menjaga stabilitas dan kondusifitas masyarakat Bumi Serasan Sekundang, yang selama ini sudah terjaga dengan baik.

Hal itu diungkapkan Juarsah saat menerima  udiensi pengurus FKUB di ruang rapat Serasan Pemkab Muara Enim, Rabu (11/9/2019).

H Juarsah yang juga sebagai ketua badan pembina FKUB Kabupaten Muara Enim menyampaikan apresiasinya kepada FKUB Kabupaten Muara Enim yang telah aktif menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Muara Enim.

“Alhamdulillah, sampai saat ini zero konflik masih tercipta dan kedepan zero konfik ini harus kita wujudkan terus menerus. Untuk itu, mari kita bersama-sama terutama kepada FKUB Kabupaten Muara Enim untuk semakin terlibat dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas masyarakat kita,” ajak Juarsah.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim sangat mendukung program-program yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan FKUB di masa-masa yang akan datang dan diharapkan melalui Program-program ini bisa mempercepat tercapainya visi dan misi Kabupaten Muara Enim khususnya di Bidang Agamis.

Pada kesempatan itu, Ketua FKUB Muara Enim Sarban Sarjono mengungkapkan audiensi ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi dan mengkonsultasikan serta melaporkan program kerja FKUB Kabupaten Muara Enim 2019-2020. Diikuti perwakilan enam agama di Kabupaten Muara Enim.

Sarban melaporkan program kerja FKUB di tahun 2019 dan tahun 2020 yang akan datang,  diantaranya kegiatan sosialisasi tentang kerukunan umat beragama yang bertujuan  untuk menciptakan kerukunan di dalam kehidupan umat beragama dari sudut pandang keagamaan yang sebagaimana kita ketahui di Indonesia ada enam Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

“Kemudian kegiatan pertemuan lintas agama yang terpusat di Kota Muara Enim, dengan peserta dari perwakilan agama kecamatan-kecamatan untuk berkumpul sharing yang pada intinya ialah menciptakan Kabupaten Muara Enim zero konflik dan Indonesia pada umumnya,” jelas Sarban.(dang)

Pos terkait