INFOKTO.ID,MUARA ENIM—Tim penggerak PKK Kabupaten Muara Enim di bawah kepemimpinan ketua PKK Ir Hj Sumarni Ahmad Yani Msi dan wakil ketua Dra Hj Nurhilyah Juarsyah meraih prestasi membanggakan tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Pekan kemarin, (20/8/2019) TP PKK Kabupaten Muara Enim berhasil meraih juara I lomba stand pameran UP2K PKK se-Provinsi Sumatera Selatan di Grand Ballroom Hotel Aryaduta, Palembang.
Ketua PKK Kabupaten Muara Enim, Ir Hj Sumarni Ahmad Yani Msi mengungkapkan di stand PKK Muara Enim dalam rangka memeriahkan acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-47 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan. PKK Muara Enim memamerkan beragam Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). “Diantaranya yang kita pamerkan yakni Batik Jumputan Lemang hasil karya wanita binaan lapas Muara Enim, sejumlah batik dan songket Muara Enim. Serta beragam produk UP2K lainnya, seperti kopi duren. Alhamdulillah, Stand PKK Kabupaten Muara Enim meraih juara I tingkat Provinsi Sumsel di pameran tersebut,” tutur Hj Sumarni saat berbincang dengan Enim Ekspres di Balai Agung Serasan Sekundang, Jumat (23/8/2019).
Hj Sumarni menceritakan dalam waktu dekat ini, TP PKK Kabupaten Muara Enim akan membuat kampung batik dan kampung jumputan. “Untuk kampung batik saat ini baru ada di Tanjung Enim (Lawang Kidul). Kita akan tambah lagi satu lagi kampung batik, yang kita rencanakan dijadikan kampung batik adalah Desa Karang Raja Kecamatan Muara Enim,” tutur Sumarni.
Kenapa Desa Karang Raja yang dipilih dijadikan kampung batik? Sumarni menerangkan karena Karang Raja dekat dengan Muara Enim dan Tanjung Enim. Dalam waktu dekat PKK akan mendatangkan narasumber dari Yogyakarta untuk melatih masyarakat Karang Raja. “Untuk cap motif-motif batik, kita sudah ada, sudah siap. Masyarakat tinggal mengikuti pelatihan yang akan diadakan oleh PKK,” tambah dia.
Untuk pembentukan kampung batik ini, PKK akan mengajak kerjasama dengan PTBA untuk pembinaan dan penguatan modal. Sebab PTBA bisa membantu masyarakat melalui bantuan modal dengan bunga pinjaman yang kecil.
Kemudian, PKK juga berencana akan membangun kampung kain jumputan. Ide ini didapat saat dirinya melihat keterampilan wanita binaan lapas Muara Enim yang membuat kain jumputan motif lemang. “Saya beli kain jumputan dan kita pamerkan di Palembang, dan diapresiasi oleh provinsi dan stand PKK meraih juara I,” beber Sumarni.
Untuk rencana membuat kampung kain jumputan tersebut. Sumarni mengaku sudah meminta izin Kalapas Muara Enim untuk mengadopsi kain jumputan hasil karya warga binaan lapas. “Kalapas mendukung, bahkan kalau butuh narasumber mereka siap,” ucap Sumarni.
Untuk tahap awal TP PKK Muara Enim akan mengadakan pelatihan pembuatan kain jumputan di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Rambang Niru.
Sumarni mengaku batik-batik Muara Enim dan kain jumputan akan menjadi andalan usaha masyarakat Muara Enim. Gubernur Sumsel Herman Deru dan Ketua PKK Sumsel Febrita Lustia Deru sangat mendukung. “Pak gubernur dan ibu ketua PKK Sumsel siap bantu promosi. Permintaan banyak tapi belum terpenuhi. Oleh karenanya kita akan menambah kampung batik di Desa Karang Raja,” papar Sumarni.(dang)





