Tingkatkan Produktivitas Pertanian

INFOKITO.ID,MUARA ENIM – Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM panen raya sawah di Desa  Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim, Rabu (10/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Bupati Muara Enim berjanji untuk melakukan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Muara Enim.

Kades Tanjung Jati Sarjuni, mengatakan membutuhkan bantuan sumur bor untuk memudahkan petani dalam menanam padi saat musim kemarau. “Karena kami menanam dalam tiga tahap yakni Januari, April dan September, sementara sawah disini tadah hujan,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini kendalanya terjadi pada tahap dua yakni April karena musim kering sehingga butuh sumber air. “Disini sudah ada lima sumur bor, setidaknya butuh sekitar 30 sumur bor lagi untuk memudahkan pencapaian produktivitas,” bebernya.

Bupati Muara Enim, H Ahmad Yani MM mengatakan bersyukur dan bangga dengan capaian yang dilakukan petani khususnya di kawaaan Tanjung Jati, Lubuk Empelas, dan Muara Lawai. “Bisa produktif terhadap padi IP 200 dan optimis bisa maksimal,” ungkapnya.

Mengenai permintaan pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air akan di upayakan oleh bupati dan dimasukkan dalam APBD. “Akan dibuatkan, mungkin 2020 dan sumur bor itu nantinya akan menggunakan tenaga surya sehingga tidak memberatkan untuk tagihan listrik,” tuturnya.

Menurutnya, meskipun dengan keterbatasan sistem pertanian tadah hujan, para petani mampu melaksanakan panen IP 200 dan diharapkan kedepan IP 300. “Sehingga bisa meningkatkan produksi dan mencapai lumbung pangan di Muara Enim dan lumbung pangan di Sumsel,” imbuhnya.

Pemerintah berharap besar untuk peningkatan produktivitas sehingga bisa meningkatkan perekonomian lokal. “Diharapkan pihak lain juga bisa mendukung ini sehingga penanganan kemiskinan bisa berjalan dengan baik,” tukasnya.

Sementara itu, Manager UPJA Cahaya Bintang, Agus mengatakan luas lahan yang ditanam 132 ha. Penanaman padi tersebut, kata dia, terhitung bulan April-Mei dalam kurun waktu  3 bulan sudah panen.

“Alhamdulilah petani mampu melaksanakan panen IP 200, dalam satu hektar lahan sawah mampu menghasilkan produktivitas padi 7,2 ton,” terang Agus disela-sela kegiatan panen raya. (dang)

Pos terkait