Gratis Kuliah Hingga Raih Gelar Sarjana

INFOKITO.ID,TANJUNG ENIM – Pada 2019 ini, PT Bukit Asam (PTBA) Tbk Tanjung Enim kembali mengalokasikan anggaran Carporate Social Responsilibity (CSR) untuk program Beasiswa Pendidikan Siswa Bukit Asam (Bidiksiba). Program Bidiksiba ini dialokasikan untuk 50 orang calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu di ring I PTBA. Mereka nantinya akan diseleksi untuk kuliah di Poltek Sriwijaya dan Poltek Malang dan akan diberikan beasiswa gratis kuliah hingga meraih gelar sarjana.

Hal itu diungkapkan oleh  Deputi GM UPTE PTBA M Taufik saat sosialisasi program Bidiksiba 2019 di lantai IV gedung serbaguna PTBA, Selasa (30/4/2019).

Bacaan Lainnya

“Program beasiswa Bidiksiba dari PTBA ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu di ring I PTBA. Dengan tujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat  dan penanggulangan kemiskinan,” papar Taufik.

“Siswa yang lulus seleksi nantinya ada 50 orang yang diprogramkan, akan dibiayai oleh PTBA alias gratis kuliah di Polsek Unsri atau Polrek Malang hingga lulus meraih gelar sarjana. Bantuan yang diberikan berupa beasiswa penuh, mulai dari uang kuliah, asuransi, uang buku, pemondokan, uang buku hingga tugas akhir,” tambah Taufik sembari mengatakan tugas mahasiswa yang mendapatkan program Bidiksiba hanya belajar dan kuliah, terkait semua biaya PTBA yang bayar.

Sementara itu, perwakilan Poltek Malang Siti Romlah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian PTBA terhadap pendidikan masyarakat disekitar perusahaan melalui program Bidiksiba yang sudah dilakukan PTBA sejak beberapa tahun lalu. Pada 2018 sudah ada 5 mahasiswa yang lulus di Poltek Malang dan 20 mahasiswa Bidiksiba yang sedang kuliah pada 2018 lalu.

“Alhamdulillah, pada 2019 ini kuota mahasiswa Bidiksiba yang kuliah gratis di Poltek Malang ditambah PTBA menjadi 25 mahasiswa. Tentunya ini perlu kami apresiasi atas kepedulian PTBA dengan masyarakat di dunia pendidikan,” terang Siti Romlah yang juga mengumumkan bahwa pada 2019 ini Poltek Malang membuka jurusan baru yakni jurusan Tambang.

Salah satu alumni program Bidiksiba dan kini sudah mendapatkan pekerjaan yakni Tutia Rahmi yang mendapatkan program Bidiksiba tahun pertama pada 2013. “Saya mendapatkan program Bidiksiba tahun pertama 2013. Bisa kuliah gratis di jurusan Akuntansi Unsri. Pada akhir 2018, saya lulus CPNS di Inspektorat Muara Enim dan sudah dilantik pada Maret lalu,” cerita Tutia memberikan testimoni dihadapan siswa yang mengikuti sosialisasi Bidiksiba tersebut.

“Saya berasal dari keluarga yang kurang mampu, tidak pernah terbayang suatu saat bisa kuliah dan hingga pada akhirnya ada program Bidiksiba PTBA. Saya  bersyukur bisa kuliah gratis hingga tamat dan bisa diterima sebagai CPNS, tentunya ini semuanya berkat PTBA,” urai Tutia sembari berpesan kepada siswa yang nantinya mendapatkan Bidiksiba 2019 untuk memanfaatkan kesempatan, belajar dan kuliah yang rajin untuk menggapai cita-cita yang diimpikan.

Yusril Alamsyah dari panitia Bidiksiba menjelaskan pada 2019 PTBA menyediakan kuota program Bidiksiba untuk 50 mahasiswa yang akan kuliah gratis di Poltek Unsri dan Poltek Malang. “Bidiksiba ini hanya untuk siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di ring I,” jelas  Yusril.

Adapun Ring I PTBA tersebut meliputi desa/kelurahan Kecamatan Lawang Kidul, Kecamatan Tanjung Agung (Desa Pulau Panggung, Tanjung Lalang, Penyandingan, Seleman, Tanjung Karangan,  Tanjung Agung  dan Desa Matas. Kecamatan Muara Enim (Tanjung Raja, Karang Raja dan Kelurahan Air Lintang).

Kabupaten Lahat, Kecamatan Merapi Timur (Kelurahan Lebuay Bandung , Muara Lawai, Arahan, Banjar Sari, Prabu Menang, Gunung Kembang dan Sirah Pulau) dan Kecamatan Merapi Barat (Desa Merapi).

“Nantinya siswa yang ikut program ini, akan kita cek ke lapangan kondisi keluarga. Untuk memastikan program Bidiksiba ini benar-benar tepat sasaran dan siswa tersebut memang layak,” beber dia.

“Jika sudah diterima dan mendapatkan program Bidiksiba tetap akan ada evaluasi. Mahasiswa harus meraih IPK minimal 3. Jika tidak kali IPK tidak sampai tidak, maka bantuan Bidiksiba distop, silakan lanjut kuliah dengan biaya sendiri dan ini nanti akan perjanjiannya. Jadi bagi calon mahasiswa yang mendapatkan program ini tugasnya hanya satu yakni belajar yang rajin hingga lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan,” pungkas Yusril Alamsyah.(zar)

 

 

Pos terkait