INFOKITO.ID, TANJUNG ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Bupati Ir H Ahmad Yani MM mengapresiasi upaya PT Bukit Asam Tbk mewujudkan Tanjung Enim sebagai kota wisata andalan Sumsel ke depan. Hanya saja bupati meminta, apa yang akan digarap oleh perusahaan BUMN tersebut ke depan harus berbasis wisata halal sesuai dengan visi misi Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat, dan Sejahtera.
Hal ini dikatakan Bupati Ahmad Yani saat menghadiri coffee morning bersama manajemen PTBA, (4/2/2019) di mini Zoo dan Jogging Track Tanjung Enim.
“Wisata halal yang dimaksud adalah pelayanan pariwisata yang merujuk pada aturan-aturan Islam. Misal adanya fasilitas-fasilitas untuk wisatawan laki-laki dan wanita secara terpisah. Seperti di hotel ataupun tempat-tempat wisata harus ada toilet khusus Iaki-Iaki, dan khusus wanita. Begitu juga mushola dan yang Iainnya,” pinta Yani.
“Selain itu juga harus ada wisata malamnya, karena setiap wisatawan yang datang biasanya kalau malam itu suka menghabiskan waktu di luar sambil menikmati suasana malam kota yang mereka kunjungi dibanding hanya berdiam diri di kamar. Nah hiburan malam inipun harus kita sediakan, tapi harus hiburan malam yang bersifat positif,” lanjut dia.
Untuk itu, lanjutnya, masih banyak yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpi menjadikan kota Tanjung Enim khususnya dan Muara Enim menjadi salah satu kota wisata. “Yang terpenting penggerakan ekonomi lokal juga harus dilibatkan dalam hal ini. Karena jika rakyat sejahtera, maka wisatawan yang berkunjung akan merasa aman dan nyaman datang ke Muara Enim,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Tim Program Kota Wisata PTBA, Budi Lesmono mengatakan, saat ini pihaknya akan melakukan pembangunan secara bertahap untuk menjadikan Tanjung Enim sebagai kota wisata. Di antaranya sudah membangung mini Zoo dan Jogging Track dengan luas sekitar 2,7 hektare dan diisi dengan berbagai satwa. Area ini juga free wifi. Selain itu, nantinya akan dibangun Museum Sriwijaya, jalan pedestrian dan yang Iainnya.
Lebih jauh, ia mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pembangunan bandara yang akan menjadi salah satu kunci pendongkrak kemajuan pariwisata di Muara Enim. “Bandara itu nantinya akan menjadi bandara khusus untuk kegiatan operasional perusahaan dulu. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti akan kita serahkan ke Pemda,” pungkasnya. (lul)





