Tampilkan 20 Menu Serba Durian

 

INFOKITO.ID, MUARA ENIM– Pemerintahan Kecamatan Lawang Kidul sukses memeriahkan acara Festival Durian Muara Enim 2019 di Lokasi Curup Tenang Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung, Rabu (30/1/2019). Mengirim perwakilan membuka stand olahan menu serba durian hasil pemberdayaan ibu-ibu PKK.  Mereka menampilkan 20 jenis menu makanan serba durian hasil kreasi dari masyarakat.

Camat Lawang Kidul, Drs Rahmad Noviar MSi  mengaku bangga dengan partisipasi masyarakat, unsur pemerintahan, dan kader PKK Kecamatan yang telah memeriahkan Festival Durian Muara Enim 2019. Dia juga mengapresiasi kepada TP PKK Kecamatan Lawang Kidul yang telah berhasil memberikan kontribusi dalam acara tingkat Kabupaten Muara Enim pada tahun ini.

Selanjutnya, Rahmad mengatakan, seluruh jajaran pemerintahan kecamatan Lawang Kidul, Kelurahan, dan Desa mendukung acara festival durian dan agenda pariwisata yang akan dilaksanakan pemerintahkan Kabupaten Muara Enim sepanjang tahun 2019.

“Kami mendukung penuh acara Festival Durian Muara Enim 2019. Untuk menuju Kabupaten Muara Enim Kota Wisata terdepan di Sumatera Selatan,”ucap Rahmad Noviar.

Sementara itu, Ketua TP PKK Lawang Kidul, Ratna Yulianti SPd menjelaskan, ada 20 menu makanan serba durian di bawa memeriahkan acara di Bedegung kali ini. Kata dia, semuanya itu hasil dari kreativitas para kader, anggota di tingkat desa dan Kelurahan.

“Semuanya di kerjakan oleh para kader, dan alhamduliah ibu-ibu sudah terbiasa mengolah buah durian ini menjadi makanan sehari-hari,”ungkap Ratna.

Selanjutnya, menu makanan dari olahan durian itu diantaranya keripik biji durian, cake kopi durian, wingko durian, klepon durian, kojo durian, getuk durian, roti cantik manis durian, kebab durian, serabi durian, talap rasa durian, kopi durian, dan nasi bakar durian.  Pihaknya mengkobinasikan bermacam makanan khas indonesia berbahan tambahan dari buah durian. Dia berharap, dengan adanya acara festival ini bisa mengangkat pariwisata, dan makanan khas kabupaten Muara Enim.

“Kami mengharapkan acara ini bisa menjadi festival tahunan, untuk menunjang pariwisata, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat,”terang Ratna.(dang)

 

 

 

Pos terkait