Jor-joran Bangun Pariwisata

INFOKITO.ID,MUARADUA –  Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata benar-benar menjadi fokus Pemerintah OKU Selatan. Tak tanggung-tanggung Anggaran sebesar Rp 45 miliar digelontorkan untuk memacu pariwisata Danau Ranau
Anggaran tersebut disuntikkan melalui proyek tahun jamak (multiyears) dua tahun anggaran, untuk dua proyek berbeda.

Satu, pembangunan gedung Griya Serasan Seandanan dengan pagu anggaran Rp 25 miliar.  Dua, pembangunan jalan wisata Danau Ranau dianggarkan Rp 20 miliar untuk dua tahun anggaran. Dua unit proyek tahun jamak  di atas sudah diketok palu dalam sidang paripurna pembahasan APBD 2019 bulan Desember lalu. Sementara realisasi kedua proyek di atas juga dilangsungkan mulai tahun 2019 dan 2020.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan pada tahun ini benar-benar berkonsentrasi di bidang pengembangan pariwisata. Terlihat dari belanja APBD yang khususnya infrastruktur yang banyak dipusatkan untuk pengembangan sektor pariwisata Danau Ranau. Bahkan, pembangunan Graha Serasan Seandanan sudah masuk tahap sosialisasi yang dipimpin langsung Bupati Popo Ali bertatap muka langsung dengan masyarakat Ranau.

Turut mendampingi, Anggota DPRD dari Dapil III Apri Zaini, Windya Alhadipuro, Sugirikso. Hadir juga Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, DPMPD, Camat dan Kepala Desa.  Turut hadir Kapolsek Banding Agung, Koramil Banding Agung dan Tokoh Pemuda di  Kecamatan Banding Agung.

Kepala Dinas PU A Farid Efendi ST dalam sambutanya menyampaikan pembangunan Graha Serasan Seandanan ini diDukung oleh Eksekutif dan Yudikatif. Graha, sesuai peruntukannya merupakan tempat menginap dan tempat kegiatan wisatawan yang dulunya tingkat menengah kebawah dan akan di bangun dengan kelas yang cukup fasilitasnya. “Luas bangunan yang akan di bangun lebih kurang 2800 Meter dengan dua Lantai dengan Kamar dua Tipe Sweet Room dan Tipe Standar Room dengan dilengkapi fasilitas kolam renang dengan konsep modern resort.

Sementara bangunan lama (Mess Serasan Seandanan) akan dibongkar.
Lanjutnya, kebutuhan ini sangat mendesak dan dalam memenuhi kebutuhan wisatawan yang berkunjung karena dari tahun – ke tahun kunjungan wisata ke danau ranau terus meningkat  serta percepatan pembangunan kawasan wisata Danau Ranau.
“Lokasi yang akan kita bongkar ini mempunyai sejarah pembangunan yang ada di Kecamatan Banding Agung. Agar tidak ada silang pendapat pengerjaanya dilaksanakan selama 18 bulan dan akan dikerjakan pada pertengahan Februari 2019. Harapan kita untuk menjadikan Danau Ranau cukup nyaman dengan fasilitas yang memadai segera terwujud ,” ujarnya.

Bupati Popo Ali menyampaikan ucapan terimakasih kepada tokoh masyarakat , tokoh agama yang telah ikut mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan graha di Kecamatan Banding Agung. Pembangunan yang akan dilaksanakan merupakan komitmen pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan kawasan wisata OKU Selatan khususnya di Danau Ranau.

“Terima Kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta anggota dewan dapil 3 yang telah berpartisipasi serta ikut serta dalam pembangunan kawasan wisata,” tandasnya.(hbd)

 

 

Pos terkait